Kasus Gizi Buruk di Gorontalo Meningkat
Syamsu Pana27/11/2009 06:03
Liputan6.com, Gorontalo: Sedikitnya lima balita harus dirawat intensif di Kabupaten Gorontalo karena menderita gizi buruk. Salah satunya adalah Rahmat Saleh, balita berusia sembilan bulan yang kini dirawat di Puskesmas Mongolato, Kecamatan Telaga.
Anak kedua dari pasangan Ratna Pakaya dan Usman Saleh ini dilarikan ke puskesmas dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Selain tubuhnya kurus kering, bocah malang ini juga mengalami panas tinggi serta batuk-batuk. Setelah diperiksa diketahui anak ini menderita gizi buruk.
Kondisi yang lebih parah lagi dialami Fitri. Balita berusia delapan bulan ini tubuhnya kurus kering, kulit di sekujur tubuhnya mengelupas dan mulutnya penuh luka. Jumlah kasus gizi buruk di Gorontalo tahun ini mencapai 250 kasus. Dengan jumlah itu pemeritah setempat menetapkan kasus gizi buruk dengan status waspada. Selengkapnya simak video berita ini.(ADO)
Anak kedua dari pasangan Ratna Pakaya dan Usman Saleh ini dilarikan ke puskesmas dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Selain tubuhnya kurus kering, bocah malang ini juga mengalami panas tinggi serta batuk-batuk. Setelah diperiksa diketahui anak ini menderita gizi buruk.
Kondisi yang lebih parah lagi dialami Fitri. Balita berusia delapan bulan ini tubuhnya kurus kering, kulit di sekujur tubuhnya mengelupas dan mulutnya penuh luka. Jumlah kasus gizi buruk di Gorontalo tahun ini mencapai 250 kasus. Dengan jumlah itu pemeritah setempat menetapkan kasus gizi buruk dengan status waspada. Selengkapnya simak video berita ini.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
