Telusuri Pemukulan, Wartawan Diperlakukan Kasar Pihak Sekolah
Eko Yudho26/11/2009 23:05
Liputan6.com, Sidoarjo: Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini menimpa kontributor TransTV dan TVOne yang sedang meliput kasus dugaan kekerasan yang menimpa siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri Sambung Rejo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (26/11).
Kejadian berawal saat kedua wartawan dilarang memasuki halaman sekolah oleh pria berbadan tegap yang mengaku kuli bangunan. Ketika ditanya nama dan kewenangan menghalangi tugas wartawan, pria tersebut kerap mengelak. Saat wartawan mengeluarkan kamera dari tas, pria itu memukul handycam keduanya. Alasannya, ia keberatan sekolah tersebut diliput terkait dugaan pemukulan siswa-siswi oleh seorang guru agama.
Pria yang juga mengaku sebagai ketua komite sekolah itu kemudian melarikan diri ke dalam sekolah. Hingga kini, tidak ada penjelasan dari pihak sekolah terkait dugaan pemukulan murid-murid maupun wartawan yang sedang meliput.(ASW/ZAQ)
Kejadian berawal saat kedua wartawan dilarang memasuki halaman sekolah oleh pria berbadan tegap yang mengaku kuli bangunan. Ketika ditanya nama dan kewenangan menghalangi tugas wartawan, pria tersebut kerap mengelak. Saat wartawan mengeluarkan kamera dari tas, pria itu memukul handycam keduanya. Alasannya, ia keberatan sekolah tersebut diliput terkait dugaan pemukulan siswa-siswi oleh seorang guru agama.
Pria yang juga mengaku sebagai ketua komite sekolah itu kemudian melarikan diri ke dalam sekolah. Hingga kini, tidak ada penjelasan dari pihak sekolah terkait dugaan pemukulan murid-murid maupun wartawan yang sedang meliput.(ASW/ZAQ)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
