Cuaca Buruk Tak Pengaruhi Wukuf
Mauludin Anwar26/11/2009 18:15
Liputan6.com, Arafah: Cuaca buruk hingga menimbulkan banjir di Jeddah, Arab Saudi, Rabu kemarin, tidak mengganggu ibadah puncak wukuf di Padang Arafah. Karena, berdasarkan pantauan SCTV di Arafah, Kamis (26/11), para jamaah kini tidak berada di kemah, melanikan terkonsentrasi di Masjid Namirah.
Cuaca di Arafah masih belum menentu. Kadang mendung, kadang pula terik dengan suhu rata-rata 29 derajat Celcius. Dengan kata lain, hawa udara di Arafah justru cocok bagi warga Indonesia karena tak jauh berbeda dengan Tanah Air.
Sementara 20 jamaah asal Indonesia dilaporkan sakit keras di ruang perawatan intensif di sejumlah rumah sakit Mekah dan Madinah. Mereka pun tidak bisa memaksakan diri pergi berwukuf. Namun, untuk memenuhi syarat sah haji, kepergian mereka diganti oleh panitia yang jumlahnya 20 orang juga.
Rencananya, usai Matahari terbenam, para jamaah haji bergerak ke Muzdalifah untuk mengumpulkan batu lempar Jumrah di Mina.(ZAQ)
Cuaca di Arafah masih belum menentu. Kadang mendung, kadang pula terik dengan suhu rata-rata 29 derajat Celcius. Dengan kata lain, hawa udara di Arafah justru cocok bagi warga Indonesia karena tak jauh berbeda dengan Tanah Air.
Sementara 20 jamaah asal Indonesia dilaporkan sakit keras di ruang perawatan intensif di sejumlah rumah sakit Mekah dan Madinah. Mereka pun tidak bisa memaksakan diri pergi berwukuf. Namun, untuk memenuhi syarat sah haji, kepergian mereka diganti oleh panitia yang jumlahnya 20 orang juga.
Rencananya, usai Matahari terbenam, para jamaah haji bergerak ke Muzdalifah untuk mengumpulkan batu lempar Jumrah di Mina.(ZAQ)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
