Gelombang Tinggi, Pelayaran Terganggu  

Aries Wicaksono
26/11/2009 13:29
Liputan6.com, Karangasem: Gelombang tinggi mencapai dua meter sampai tiga meter berdampak terhadap jadwal pelayaran kapal. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali, Kamis (26/11). Para pengantre mulai dari truk pengangkut bahan pokok sampai kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Sikap hati-hati memang diperlukan. Sebuah kapal, sebagai contoh, kandas dekat Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Menghadapi situasi ini, beberapa nakhoda bahkan tak memberangkatkan kapal. Alhasil, saat ini jumlah kapal yang beroperasi berkurang.

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Pelabuhan Padang Bai-Pelabuhan Lembar sendiri telah menyiapkan 10 kapal operasi ditambah tujuh kapal siaga. Pasalnya, jelang Idul Adha banyak orang menyeberang dari Bali ke Lombok. Namun, ASDP menyatakan belum ada kenaikan jumlah penumpang yang mencolok.

Sementara itu gelombang tinggi di Selat Sunda dalam beberapa hari terakhir ini memaksa ASDP Pelabuhan Merak mengurangi jumlah pelayaran. Kondisi ini dianggap sangat berbahaya bagi pelayaran Merak menuju Lampung.

Tak bisa dipungkiri langkah ini juga berdampak serius bagi pengguna pelabuhan, seperti truk pembawa kebutuhan pokok. Prekonomian paling kena dampaknya. Dalam beberapa hari terakhir diprediksi arus akan masih sekitar dua meter.(AIS/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler