Pagi Ini Rupiah Melemah
Anri Syaiful26/11/2009 12:02
Liputan6.com, Jakarta: Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (26/11) pagi, melemah 21 poin menjadi Rp 9.411-Rp 9.425 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.390-Rp 9.400. Rupiah melemah lantaran para pelaku kembali melepas mata uang lokal itu. Meski rupiah melemah, menurut pengamat perbankan Fauzi Ichsan, posisinya masih cukup baik, yakni berkisar Rp 9.400 sampai Rp 9.450 per dolar.
Fauzi mengatakan, rupiah masih ada peluang untuk naik mendekati angka Rp 9.300 per dolar. Dia beralasan, faktor fundamental ekonomi Indonesia cukup baik. "Kami optimis menjelang akhir tahun rupiah akan menguat hingga mendekati angka Rp9.300 per dolar," ujar Fauzi, seperti dikutip ANTARA.
Faktor utama yang mendorong rupiah menguat, menurut dia, apabila bursa Wall Street kembali membaik dan berimbas pada bursa regional yang pada gilirannya mendorong harga saham di bursa efek Indonesia (BEI). Apalagi, imbuh Fauzi, Indonesia masih diminati asing yang ingin menginvestasikan dananya. Sebab, memberikan keuntungan yang lebih baik ketimbang pasar Asia lainnya.
Fauzi menjelaskan, saat ini rupiah agak tertekan setelah hari sebelumnya menguat. Ini lantaran pelaku melepas untuk mencari untung. Rupiah sebenarnya sempat berada di bawah angka Rp 9.400, yakni Rp 9.390 per dolar, namun posisi itu tidak bertahan lama karena pelaku lebih cenderung mencari untung [baca: Nilai Rupiah Menguat].
Lebih jauh Fauzi mengungkapkan, perdagangan valuta asing atau valas juga tidak begitu ramai. Sebab, sebagian pelaku sudah meninggalkan pasar mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Iduladha. Ia mengatakan, melemahnya rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung lama dan pada awal pekan depan kembali membaik karena sentimen positif pasar masih mendukung.(ANS)
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
