Keluarga Korban Masih Serbu Kantor Dumai Ekspres
Yusril Ardanis dan Ruli Saulah26/11/2009 00:28
Liputan6.com, Dumai: Hingga Rabu (25/11) malam, puluhan keluarga korban kapal Dumai Ekpres 10 masih mendatangi kantor Dumai Ekspres di Dumai, Riau. Mereka datang untuk mempertanyakan nasib anggota keluarganya. Pasalnya, hingga kini data korban dan jumlah penumpang yang pasti masih simpang siur.
Sebelumnya di manifes tercatat jumlah penumpang hanya 213 orang, termasuk awak kapal. Namun pada kenyataannya, banyak warga yang mengaku kerabat mereka ikut menumpang kapal nahas tersebut dan tidak tercatat di manifes.
Sementara itu itu, ratusan korban selamat yang dipulangkan kemarin di Pelabuhan Dumai mengaku kecewa dengan penanganan anak buah kapal saat peristiwa terjadi. Buruknya sistem pendataan penumpang, hingga melebihi kapasitas, membuat penumpang banyak yang tak mendapatkan baju pelampung. Selain itu, jumlah sekoci yang amat minim juga membuat penumpang banyak yang berebutan untuk dapat naik ke sekoci.
Anak buah kapal juga tidak memberikan aba-aba tata cara menyelamatkan diri pada saat kejadian. Akibatnya, banyak penumpang yang panik dan menceburkan diri ke laut [baca: Kapal Pecah, ABK Tak Beri Peringatan].(UPI/BOG)
Sebelumnya di manifes tercatat jumlah penumpang hanya 213 orang, termasuk awak kapal. Namun pada kenyataannya, banyak warga yang mengaku kerabat mereka ikut menumpang kapal nahas tersebut dan tidak tercatat di manifes.
Sementara itu itu, ratusan korban selamat yang dipulangkan kemarin di Pelabuhan Dumai mengaku kecewa dengan penanganan anak buah kapal saat peristiwa terjadi. Buruknya sistem pendataan penumpang, hingga melebihi kapasitas, membuat penumpang banyak yang tak mendapatkan baju pelampung. Selain itu, jumlah sekoci yang amat minim juga membuat penumpang banyak yang berebutan untuk dapat naik ke sekoci.
Anak buah kapal juga tidak memberikan aba-aba tata cara menyelamatkan diri pada saat kejadian. Akibatnya, banyak penumpang yang panik dan menceburkan diri ke laut [baca: Kapal Pecah, ABK Tak Beri Peringatan].(UPI/BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
