Rapat DPR-Pemerintah, Wartawan Diusir
Zwasty Andria dan Akhem Muna25/11/2009 18:28
Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah, Menteri Keuangan, Bank Indonesia, dan Menteri BUMN mulai alergi dengan media. Entah atas inisiatif siapa, rapat yang semula terbuka untuk pers menjadi tertutup. Padahal agendanya tidak terlalu rahasia, pembahasan masalah divestasi anak perusahaan BI.
Pemandangan di gedung rakyat, Rabu (25/11), membuat penasaran. Wartawan yang meliput diusir dari ruang rapat. Kalau ada yang berniat mengambil gambar, tidak lebih dari 10 menit. Setelah itu kamera dilarang beroperasi. Keheranan serupa diutarakan salah satu anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Media pun mulai menebak-nebak. Adanya pelarangan peliputan mungkin berkaitan dengan pembahasan soal Bank Century. Dalam kasus tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani dianggap paling bertanggung jawab, meskipun semua tudingan dibantah. Sri mengatakan, penyelamatan Bank Century dilakukan karena tekanan krisis global pada November 2008 [baca: Menkeu: Penyelamatan Bank Century Prosedural]. Simak selengkapnya dalam video berita berikut.(OMI)
Pemandangan di gedung rakyat, Rabu (25/11), membuat penasaran. Wartawan yang meliput diusir dari ruang rapat. Kalau ada yang berniat mengambil gambar, tidak lebih dari 10 menit. Setelah itu kamera dilarang beroperasi. Keheranan serupa diutarakan salah satu anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Media pun mulai menebak-nebak. Adanya pelarangan peliputan mungkin berkaitan dengan pembahasan soal Bank Century. Dalam kasus tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani dianggap paling bertanggung jawab, meskipun semua tudingan dibantah. Sri mengatakan, penyelamatan Bank Century dilakukan karena tekanan krisis global pada November 2008 [baca: Menkeu: Penyelamatan Bank Century Prosedural]. Simak selengkapnya dalam video berita berikut.(OMI)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
