Cegah Penyusupan, Presiden SBY Dijaga Ketat
Sahlan Helut25/11/2009 01:28
Liputan6.com, Ambon: Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Ambon, Maluku, Selasa (24/11) mendapat penjagaan ketat personel TNI dan Polri. Langkah ini untuk mengantisipasi adanya penyusupan anggota separatis Republik Maluku Selatan (RMS) seperti yang terjadi dua tahun silam saat kunjungan Presiden Yudhoyono untuk memperingati Hari Keluarga Nasional.
Tidak lama setelah Presiden SBY melintas di Jalan Sam Ratulangi, enam pemuda ditangkap anggota TNI yang selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Resor Pulau Ambon. Saat diminta konfirmasi, Kapolres Didik Agung Wijanarko belum bersedia memberi keterangan mengenai alasan penangkapan keenam pemuda tersebut.
Selain itu, aparat TNI juga menangkap seorang pemuda di kawasan Jalan Ay Patty lantaran memakai jaket yang bercorak bendera Benang Raja, lambang kelompok separatis RMS. Pemuda itu kini diamankan di Markas Kepolisian Sektor Sirimau.
Menurut rencana, Presiden Yudhoyono akan meresmikan Monumen Gong Perdamaian Dunia disaksikan utusan dari sejumlah negara. Selengkapnya simak video berita ini.(ASW/ADO)
Tidak lama setelah Presiden SBY melintas di Jalan Sam Ratulangi, enam pemuda ditangkap anggota TNI yang selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Resor Pulau Ambon. Saat diminta konfirmasi, Kapolres Didik Agung Wijanarko belum bersedia memberi keterangan mengenai alasan penangkapan keenam pemuda tersebut.
Selain itu, aparat TNI juga menangkap seorang pemuda di kawasan Jalan Ay Patty lantaran memakai jaket yang bercorak bendera Benang Raja, lambang kelompok separatis RMS. Pemuda itu kini diamankan di Markas Kepolisian Sektor Sirimau.
Menurut rencana, Presiden Yudhoyono akan meresmikan Monumen Gong Perdamaian Dunia disaksikan utusan dari sejumlah negara. Selengkapnya simak video berita ini.(ASW/ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi

