Taiwan Minta Cina Tarik Rudal
Yeni Mardiana21/11/2009 22:34
Liputan6.com, Taipei: Perdana Menteri Taiwan Wu Den-yih menyeru Cina menyingkirkan sejumlah peluru kendali atau rudal yang diarahkan ke Taiwan guna memuluskan perundingan perdamaian kedua pihak. Menurut dia, Beijing perlu membangun kepercayaan dengan menyingkirkan semua roketnya. "Ada konsensus kuat di Taiwan, agar menjalin hubungan baik secara nyata dengan Cina," kata Wu, Sabtu (21/11), seperti diberitakan ANTARA.
Cina menempatkan hampir 1.500 rudal yang diarahkan ke Taiwan. Dan hingga kini belum ada tanda-tanda akan segera dihentikan.
Sejauh ini, pemerintah Beijing masih mengklaim Taiwan adalah bagian dari wilayahnya yang menunggu untuk bergabung kembali, bahkan cara paksa jika perlu. Hubungan kedua pihak terus membaik sejak Ma Ying-jeou, yang bersahabat dengan Beijing, menjadi presiden Taiwan tahun lalu. Namun Ma kerap mengatakan rudal-rudal itu masih menjadi kendala besar dalam memperbaiki hubungan Taiwan-Cina.(YNI/ANS)
Cina menempatkan hampir 1.500 rudal yang diarahkan ke Taiwan. Dan hingga kini belum ada tanda-tanda akan segera dihentikan.
Sejauh ini, pemerintah Beijing masih mengklaim Taiwan adalah bagian dari wilayahnya yang menunggu untuk bergabung kembali, bahkan cara paksa jika perlu. Hubungan kedua pihak terus membaik sejak Ma Ying-jeou, yang bersahabat dengan Beijing, menjadi presiden Taiwan tahun lalu. Namun Ma kerap mengatakan rudal-rudal itu masih menjadi kendala besar dalam memperbaiki hubungan Taiwan-Cina.(YNI/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
