Rekaman Menyebar di Media, Anggodo Mengadu
Tim Liputan 6 SCTV20/11/2009 18:33
Liputan6.com, Jakarta: Pengusaha Anggodo Widjojo mendatangi Markas Besar Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (20/11), untuk menyerahkan sejumlah dokumen. Isinya terkait pengaduan soal pemberitaan rekaman teleponnya di media massa. Kedatangan Anggodo berhubungan dengan pemanggilan dua redaktur pelaksana dari Harian Kompas dan Seputar Indonesia (Sindo) ke Mabes Polri.
Saat tiba di Mabes Polri, Anggodo tak banyak bicara kepada wartawan. Adik kandung tersangka korupsi bos PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo ini mengaku hanya datang untuk menandatangani surat.
Setelah Anggodo meninggalkan Mabes Polri, polisi kembali memanggil pemimpin Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, dan Harian Sindo, Sururi al Faruq. Padahal, kemarin malam, Mabes Polri sempat membatalkan pemanggilan. Tapi, polisi beralasan pemanggilan ini justru untuk mengumpulkan bukti buat menjerat Anggodo sebagai tersangka [baca: Polisi Panggil Pimpinan Media, Wartawan Protes]. Selengkapnya simak di video.(AIS/ANS)
Saat tiba di Mabes Polri, Anggodo tak banyak bicara kepada wartawan. Adik kandung tersangka korupsi bos PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo ini mengaku hanya datang untuk menandatangani surat.
Setelah Anggodo meninggalkan Mabes Polri, polisi kembali memanggil pemimpin Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, dan Harian Sindo, Sururi al Faruq. Padahal, kemarin malam, Mabes Polri sempat membatalkan pemanggilan. Tapi, polisi beralasan pemanggilan ini justru untuk mengumpulkan bukti buat menjerat Anggodo sebagai tersangka [baca: Polisi Panggil Pimpinan Media, Wartawan Protes]. Selengkapnya simak di video.(AIS/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
