Puluhan Wartawan Gelar Unjuk Rasa
Tim Liputan 6 SCTV20/11/2009 13:15
Liputan6.com, Jakarta: Kendati dibatalkan, rencana Mabes Polri memanggil beberapa perwakilan media terkait beredarnya transkrip penyadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Anggodo Widjojo menuai protes. Aksi unjuk rasa menentang kriminalisasi terhadap pers pun terjadi di Jakarta.
Puluhan wartawan, baik media cetak maupun media elektronik, melepaskan tanda kartu pers mereka di depan Mabes Polri, Jumat (20/11). Mereka menolak tindakan kepolisian yang berencana memanggil perwakilan media untuk dimintai keterangan seputar bocornya transkrip rekaman KPK. Kalangan pers menilai, tindakan polisi itu mengekang kebebasan demokrasi.
Namun, polisi mendadak batal memanggil dua pimpinan redaksi surat kabar dengan alasan yang tak jelas. Selengkapnya, simak video berita ini.(BJK/SHA)
Puluhan wartawan, baik media cetak maupun media elektronik, melepaskan tanda kartu pers mereka di depan Mabes Polri, Jumat (20/11). Mereka menolak tindakan kepolisian yang berencana memanggil perwakilan media untuk dimintai keterangan seputar bocornya transkrip rekaman KPK. Kalangan pers menilai, tindakan polisi itu mengekang kebebasan demokrasi.
Namun, polisi mendadak batal memanggil dua pimpinan redaksi surat kabar dengan alasan yang tak jelas. Selengkapnya, simak video berita ini.(BJK/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
