Korban Banjir Palopo Masih Terisolasi
Wahyudi Baso15/11/2009 05:07
Liputan6.com, Palopo: Hampir sepekan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Palopo, Sulawesi Selatan, ratusan warga hingga Sabtu (14/11) masih terisolasi. Bongkahan batu dan batang pohon masih teronggok di Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kota Palopo dengan Tanah Toraja. Sementara di balik bukit, ratusan warga di Kelurahan Battang Barat masih terkurung.
Agar bisa keluar dari desa, mereka harus berjalan kaki menyusuri bukit dan jalan yang tertimbun sisa banjir bandang dan longsor. Untuk membantu warga, tim satkorlak mengirim bahan makanan dengan berjalan kaki. Di lokasi tersebut juga disiapkan dapur umum.
Selain warga, beberapa kendaraan yang melintas saat kejadian juga masih terjebak. Kendaraan tersebut ditinggalkan pemiliknya yang melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Dilaporkan pula, sejumlah pengungsi mulai terserang penyakit. Selengkapnya simak video berita ini [baca: Para Pengungsi Mulai Terserang Berbagai Penyakit].(ADO)
Agar bisa keluar dari desa, mereka harus berjalan kaki menyusuri bukit dan jalan yang tertimbun sisa banjir bandang dan longsor. Untuk membantu warga, tim satkorlak mengirim bahan makanan dengan berjalan kaki. Di lokasi tersebut juga disiapkan dapur umum.
Selain warga, beberapa kendaraan yang melintas saat kejadian juga masih terjebak. Kendaraan tersebut ditinggalkan pemiliknya yang melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Dilaporkan pula, sejumlah pengungsi mulai terserang penyakit. Selengkapnya simak video berita ini [baca: Para Pengungsi Mulai Terserang Berbagai Penyakit].(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
