Abah Uju Terus Melangkah Demi Kecerdasan Bangsa
Syamsu Nursyam12/11/2009 08:26
Liputan6.com, Purwakarta: Banyak cara untuk berbakti kepada bangsa dan negara. Di antaranya menjadi perpustakaan keliling untuk mencerdaskan warga sekitar. Seperti yang dilakukan oleh Juju Junaidi. Dia rela berkeliling delapan desa di Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, dengan berjalan kaki untuk meminjamkan buku kepada warga desa secara agratis.
Juju atau yang lebih dikenal dengan Abah Uju sejak pagi mulai menyiapkan buku dan majalah untuk menyambangi penduduk desa serta pelajar saat jam istirahat. Berjalan kaki, lelaki berusia 60 tahun ini membawa buku dan majalah bekas menyusuri jalan-jalan desa.
Niat baik Abah Uju tak selamanya mendapatkan sambutan positif. Tidak jarang ia dihina karena koleksi buku-bukunya yang sudah usang. Namun demikian hal itu tak membuatnya surut. Saat ini peminat yang membaca buku dan majalah Abah Uju telah banyak.
Meski gratis, tak jarang Abah Uju mendapatkan bayaran dari para peminjamnya. Selain menjalankan perpustakaan keliling, Abah Uju membuka perpustakaan di rumahnya yang bernama Saba Desa.
Berbagai piagam penghargaan telah ia peroleh. Salah satunya dari Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jabar dan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Namun, sayang pemerintah setempat belum ada perhatian terhadap jerih payahnya.(JUM)
Juju atau yang lebih dikenal dengan Abah Uju sejak pagi mulai menyiapkan buku dan majalah untuk menyambangi penduduk desa serta pelajar saat jam istirahat. Berjalan kaki, lelaki berusia 60 tahun ini membawa buku dan majalah bekas menyusuri jalan-jalan desa.
Niat baik Abah Uju tak selamanya mendapatkan sambutan positif. Tidak jarang ia dihina karena koleksi buku-bukunya yang sudah usang. Namun demikian hal itu tak membuatnya surut. Saat ini peminat yang membaca buku dan majalah Abah Uju telah banyak.
Meski gratis, tak jarang Abah Uju mendapatkan bayaran dari para peminjamnya. Selain menjalankan perpustakaan keliling, Abah Uju membuka perpustakaan di rumahnya yang bernama Saba Desa.
Berbagai piagam penghargaan telah ia peroleh. Salah satunya dari Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jabar dan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Namun, sayang pemerintah setempat belum ada perhatian terhadap jerih payahnya.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
