Gelombang Tinggi, Kapal Cepat Tak Beroperasi
Ariel Maranoes12/11/2009 02:07
Liputan6.com, Cilegon: Sepekan terakhir perairan Selat Sunda yang memisahkan Jawa dan Sumatra dilanda gelombang tinggi dan angin kencang. Ketinggian gelombang kadang mencapai dua meter sehingga membahayakan perjalanan kapal cepat. Untuk mencegah kecelakaan, sejak empat hari lalu pihak ASDP Cabang Merak melarang operasional kapal cepat. Diperkirakan kapal cepat belum akan dioperasikan hingga pekan depan.
Jadwal perjalanan kapal besar atau kapal roro juga terganggu akibat cuaca buruk. Gelombang tinggi membuat kapal roro sulit merapat ke dermaga. Diperlukan waktu lebih lama agar kapal bisa sandar. Ini berakibat pada penumpukan kendaraan yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni. Waktu tempuh kapal cepat dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni sekitar 45 menit, sedangkan kapal roro rata-rata 2,5 jam. Selengkapnya simak video berita ini.(ADO)
Jadwal perjalanan kapal besar atau kapal roro juga terganggu akibat cuaca buruk. Gelombang tinggi membuat kapal roro sulit merapat ke dermaga. Diperlukan waktu lebih lama agar kapal bisa sandar. Ini berakibat pada penumpukan kendaraan yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni. Waktu tempuh kapal cepat dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni sekitar 45 menit, sedangkan kapal roro rata-rata 2,5 jam. Selengkapnya simak video berita ini.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
