Ribuan Warga Batam Pertanyakan Status Tanah
Aloysius Aran10/11/2009 06:57
Liputan6.com, Batam: Ribuan warga dari Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/11) siang, mendatangi kantor Pemerintah Otorita Batam. Mereka memprotes lambatnya pemerintah menerbitkan sertifikat tanah warga yang sudah diajukan sejak beberapa tahun lalu.
Warga kini resah lantaran rumah yang mereka tempati ternyata berada di kawasan hutan lindung. Mereka mempertanyakan kebijakan Otorita Batam yang memberikan izin kepada pihak pengembang untuk membangun kompleks perumahan di kawasan ini. Sedangkan Badan Pertanahan Nasional Kota Batam tak mengeluarkan sertifikat tanah sebab wilayah yang ditempati warga masuk dalam kawasan hutan lindung.
Perwakilan warga sempat diterima ketua otorita batam. Namun, kericuhan terjadi karena warga tak dapat menahan emosi. Setelah beraksi di kantor Pemerintah Otorita Batam, warga melanjutkan unjuk rasa ke kantor wali kota Batam dan juga kantor BPN untuk mempertanyakan nasib lahan mereka. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG)
Warga kini resah lantaran rumah yang mereka tempati ternyata berada di kawasan hutan lindung. Mereka mempertanyakan kebijakan Otorita Batam yang memberikan izin kepada pihak pengembang untuk membangun kompleks perumahan di kawasan ini. Sedangkan Badan Pertanahan Nasional Kota Batam tak mengeluarkan sertifikat tanah sebab wilayah yang ditempati warga masuk dalam kawasan hutan lindung.
Perwakilan warga sempat diterima ketua otorita batam. Namun, kericuhan terjadi karena warga tak dapat menahan emosi. Setelah beraksi di kantor Pemerintah Otorita Batam, warga melanjutkan unjuk rasa ke kantor wali kota Batam dan juga kantor BPN untuk mempertanyakan nasib lahan mereka. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
