Penjualan Pasir Picu Bentrokan Antardesa  

Juhri Samanery
06/11/2009 15:33
Liputan6.com, Tual: Warga Desa Ibra dan Desa Sathean di Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, Jumat (6/11) siang, terlibat bentrok. Bentrokan terjadi di perbatasan antara kedua desa itu. Warga saling serang dengan menggunakan parang serta tombak.

Kepolisian kewalahan mengatasi bentrokan ini meski sudah berkali-kali melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan massa. Bentrokan baru reda setelah adanya tambahan aparat gabungan dari Kepolisian Resor Maluku Tenggara serta satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Maluku. Hingga kini, polisi masih disiagakan di perbatasan kedua desa tersebut.

Bentrokan dipicu masalah pengambilan pasir di Pulau Daar yang tidak jauh dari dua desa itu oleh warga untuk dikomersialkan ke daerah lain. Padahal, pasir di pulau tersebut hanya bisa diambil untuk kepentingan pembangunan tempat ibadah atau rumah warga di dua desa tersebut.

Ketegangan antara kedua desa itu memanas setelah seorang warga Ibra dibacok orang tak dikenal. Warga kedua desa saling kejar mengejar hingga ke tengah hutan dengan menggunakan senjata tajam.(BOG/ANS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler