Tiga Korban Pesawat Sulit Dievakuasi

Riyanto Nay
05/11/2009 23:18
Liputan6.com, Mamberamo: Tiga dari empat jenazah korban jatuhnya pesawat Sky Truck milik Polri di pegunungan Dorman, Pass Ilu, Mamberamo, Papua, hingga Kamis (5/11), belum dapat dievakuasi karena cuaca buruk. Kondisi jenazah dilaporkan sulit dikenali.

Rencananya, besok, tiga jenazah diterbangkan dengan helikopter TNI Angkatan Udara menuju hanggar TNI AU di Bandar Udara Sentani, Jayapura, Papua. Selanjutnya korban akan dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Jayapura, untuk diotopsi dan diidentifikasi.

Polisi menyediakan empat buah peti jenazah di RS Bhayangkara, Jayapura. Sejauh ini aparat belum bisa memastikan penyebab jatuhnya pesawat. Namun diduga kuat pesawat menabrak tebing gunung sebelum akhirnya terbakar. Di lokasi kejadian tim penyelamat (SAR) juga telah menyelidiki lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti serpihan pesawat yang hancur.

Pencarian terhadap korban jatuhnya pesawat sempat tertunda dua hari. Pesawat Sky Truck dengan nomor lambung P4202 dinyatakan hilang kontak Senin siang. Saat itu pesawat menempuh penerbangan dari Bandara Sentani menuju Bandara Mulia, Puncak Jaya [baca: Jenazah Musibah Pesawat Polri Dibawa ke Sentani].

Pesawat diawaki pilot Ajun Komisaris Polisi Yunus, kopilot Inspektur Dua Benedektus dan dua mekanik, yaitu Brigadir Polisi Satu Saiful dan Briptu Kuwanto. Pesawat juga membawa delapan drum bahan bakar untuk keperluan logistik anggota Polri yang bertugas di Puncak Jaya. Simak selengkapnya di video.(AIS/ANS)



adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video