Wakil Jaksa Agung Ritonga Mundur
Andika05/11/2009 11:30
Liputan6.com, Jakarta: Pemutaran rekaman percakapan telepon di sidang Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga akhirnya menyatakan akan mengundurkan diri.
Jaksa Agung, Hendarman Supandji di Istana Negara, Kamis (5/11) pagi menyatakan, kemungkinan wakilnya itu akan mundur mulai hari ini. "Kemarin dia menyatakan ingin mengundurkan diri. Kemungkinan pagi ini akan menyampaikan tertulis kepada saya," ujar Hendarman.
Menurut Hendarman, Ritonga mundur karena merasa telah membebani institusi, terutama menyangkut penyebutan namanya dalam rekaman pembicaraan telepon dirinya dengan Anggodo Widjojo, adik tersangka kasus dugaan korupsi Anggoro Widjojo yang kini buron dan melarikan diri ke Singapura. Dalam rekaman yang diputar pada sidang Mahkamah Konstitusi itu, Ritonga bahkan disebut-sebut dikirimi "duren", bahasa isyarat untuk shabu [baca: Abdul Hakim Ritonga Bantah Lakukan Rekayasa]. (MLA/ADO)
Jaksa Agung, Hendarman Supandji di Istana Negara, Kamis (5/11) pagi menyatakan, kemungkinan wakilnya itu akan mundur mulai hari ini. "Kemarin dia menyatakan ingin mengundurkan diri. Kemungkinan pagi ini akan menyampaikan tertulis kepada saya," ujar Hendarman.
Menurut Hendarman, Ritonga mundur karena merasa telah membebani institusi, terutama menyangkut penyebutan namanya dalam rekaman pembicaraan telepon dirinya dengan Anggodo Widjojo, adik tersangka kasus dugaan korupsi Anggoro Widjojo yang kini buron dan melarikan diri ke Singapura. Dalam rekaman yang diputar pada sidang Mahkamah Konstitusi itu, Ritonga bahkan disebut-sebut dikirimi "duren", bahasa isyarat untuk shabu [baca: Abdul Hakim Ritonga Bantah Lakukan Rekayasa]. (MLA/ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
