Permohonan Pimpinan KPK Tak Ditanggapi Polisi
Riko Anggara31/10/2009 18:37
Liputan6.com, Jakarta: Permohonan penangguhan penahanan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah, hingga Sabtu (31/10) petang belum dikabulkan kepolisian. Padahal, surat permohonan penangguhan penahanan keduanya sudah diajukan KPK dengan mengajukan lima pimpinan KPK sebagai penjamin.
Reporter SCTV Riko Anggara juga melaporkan, pihak Bibit dan Chandra juga menolak penahanan mereka. Keduanya beralasan, selama ini tuduhan yang diajukan polisi selalu berubah-ubah. Mulai dari penyalahgunaan wewenang, penyuapan, hingga sekarang ditambah dengan pemerasan. Jadi, tambahnya, tuduhan bagi mereka itu terkesan dicari-cari [baca: Bibit dan Chandra Ditahan Karena Dua Alasan].
Saat ini, Bibit dan Chandra masih mendekam di ruang tahanan Markas Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Keduanya ditempatkan di blok yang sama, yaitu sel A meski di ruangan terpisah. Sepanjang hari ini belum terlihat ada kerabat atau kuasa hukum keduanya yang datang berkunjung. Selengkapnya simak video berita ini [baca: Chandra dan Bibit di Sel Terpisah].[ADO/SHA)
Reporter SCTV Riko Anggara juga melaporkan, pihak Bibit dan Chandra juga menolak penahanan mereka. Keduanya beralasan, selama ini tuduhan yang diajukan polisi selalu berubah-ubah. Mulai dari penyalahgunaan wewenang, penyuapan, hingga sekarang ditambah dengan pemerasan. Jadi, tambahnya, tuduhan bagi mereka itu terkesan dicari-cari [baca: Bibit dan Chandra Ditahan Karena Dua Alasan].
Saat ini, Bibit dan Chandra masih mendekam di ruang tahanan Markas Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Keduanya ditempatkan di blok yang sama, yaitu sel A meski di ruangan terpisah. Sepanjang hari ini belum terlihat ada kerabat atau kuasa hukum keduanya yang datang berkunjung. Selengkapnya simak video berita ini [baca: Chandra dan Bibit di Sel Terpisah].[ADO/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

