Presiden Terguling Honduras Kembali Berkuasa
Tim Liputan 6 SCTV31/10/2009 14:45
Liputan6.com, Tegucipalga: Setelah tiga bulan hidup dalam pengasingan, presiden terguling Honduras, Manuel Zelaya diizinkan kembali untuk berkuasa. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintahan sementara menerima kesepakatan yang dimotori Amerika Serikat. Keputusan ini disambut gembira ratusan pendukung Zelaya yang tumpah ruah ke jalan di ibu kota Honduras, Tegucigalpa, baru-baru ini.
Atas keputusan ini kongres yang awalnya mendukung kudeta terhadap Zelaya harus menyetujui kembalinya pemimpin berhaluan kiri itu dalam beberapa hari ke depan. Kesepakatan ini adalah kemenangan bagi demokrasi di salah satu negara Amerika Latin itu.
Zelaya diperbolehkan kembali memerintah negaranya setelah digulingkan secara paksa oleh pasukan militernya pada 28 Juni lalu. Sejak saat itu, Zelaya harus bersembunyi di negara tetangga sambil mencari dukungan agar bisa kembali ke negaranya. Terakhir, Zelaya sempat bersembunyi di Kantor Kedutaab Besar Brasil di Honduras [baca: Zelaya Kembali Beri Ultimatum]. Selengkapnya simak di video.(BOG/ANS)
Atas keputusan ini kongres yang awalnya mendukung kudeta terhadap Zelaya harus menyetujui kembalinya pemimpin berhaluan kiri itu dalam beberapa hari ke depan. Kesepakatan ini adalah kemenangan bagi demokrasi di salah satu negara Amerika Latin itu.
Zelaya diperbolehkan kembali memerintah negaranya setelah digulingkan secara paksa oleh pasukan militernya pada 28 Juni lalu. Sejak saat itu, Zelaya harus bersembunyi di negara tetangga sambil mencari dukungan agar bisa kembali ke negaranya. Terakhir, Zelaya sempat bersembunyi di Kantor Kedutaab Besar Brasil di Honduras [baca: Zelaya Kembali Beri Ultimatum]. Selengkapnya simak di video.(BOG/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
