Pemadaman Listrik Bergilir Harusnya Bisa Dihindari
Tim Liputan 6 SCTV14/10/2009 18:20
Liputan6.com, Jakarta: Pascaterbakarnya gardu listrik induk milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Cawang, Jakarta Timur, akhir bulan lalu, membuat wilayah Jakarta dan sekitarnya terkena pemadaman bergilir [baca: Siap-siap, Pemadaman Bergilir Selama Lima Hari]. Padahal menurut pakar listrik dan elektro Universitas Indonesia Profesor Rudy Setiabudi, di Jakarta Rabu (9/10), pemadaman listrik bergilir bisa dihindari asalkan PLN memenuhi jaringan listrik sesuai aturan.
Menurut Rudy, bisa jadi ada dua kemungkinan yang menyebabkan PLN harus melakukan pemadaman bergilir pascakebakaran gardu Cawang. Pertama, PLN tidak memiliki travo cadangan atau butuh waktu untuk memasangnya. Kedua, PLN tidak memiliki alat yang memadai.
Kenyataannya, meskipun PLN tidak kekurangan daya listrik, tapi jika ada kerusakan pada jaringan, tetap saja PLN tidak bisa menyalurkan listrik. Berita selengkapnya dapat disimak di video.(BJK/AND)
Menurut Rudy, bisa jadi ada dua kemungkinan yang menyebabkan PLN harus melakukan pemadaman bergilir pascakebakaran gardu Cawang. Pertama, PLN tidak memiliki travo cadangan atau butuh waktu untuk memasangnya. Kedua, PLN tidak memiliki alat yang memadai.
Kenyataannya, meskipun PLN tidak kekurangan daya listrik, tapi jika ada kerusakan pada jaringan, tetap saja PLN tidak bisa menyalurkan listrik. Berita selengkapnya dapat disimak di video.(BJK/AND)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
