Korut Bersedia Dialog Soal Nuklir
Iswardani06/10/2009 10:42
Liputan6.com, Seoul: Korea Utara menyatakan besedia berdialog soal program nuklir yang dimilikinya. Negara tersebut juga disebutkan ingin kembali ke dalam kerangka pembicaraan enam negara. Demikian berita yang lansir AFP, Selasa (6/10).
Kesediaan Pyongyang berdialog dikatakan pemimpin Korut Kim Jong-Il dalam sebuah pertemuan dengan Perdana Menteri Cina Wen Jiabao. Dalam pembiaraan itu Kim dan sejumlah pejabat senior lainnya menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan denuklirisasi baik melalui mekanisme pembicaraan bilateral dan multilateral. "Permusuhan antara Korea Utara dengan Amerika Serikat harus diubah menjadi sebuah hubungan damai melalui sebuah pembicaraan bilateral. Kami juga siap untuk masuk ke dalam pembiacaran multilateral yang tergantung pembicaraan dengan AS", ujar Kim seperti ditulis Kantor Berita Korut. Meski demikian Pyongyang juga menyatakan kepemilikan senjata nuklir dimaksudkan sebagai tameng dari serangan AS.
Sementara itu AS merespon kabar tersebut dengan positif. Depatermen Pertahanan AS menyatakan siap berdialog dan membawa negara tersebut ke dalam pembicaraan enam negara. "Ada kesepakatan antara kami dan lima negara bahwa denuklirisasi semenanjung Korea merupakan sasaran penting dari pembicaraan dengan Korea Utara nanti", ujar Ian Kelly Juru Bicara Departemen Pertahanan AS.(VIN)
Kesediaan Pyongyang berdialog dikatakan pemimpin Korut Kim Jong-Il dalam sebuah pertemuan dengan Perdana Menteri Cina Wen Jiabao. Dalam pembiaraan itu Kim dan sejumlah pejabat senior lainnya menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan denuklirisasi baik melalui mekanisme pembicaraan bilateral dan multilateral. "Permusuhan antara Korea Utara dengan Amerika Serikat harus diubah menjadi sebuah hubungan damai melalui sebuah pembicaraan bilateral. Kami juga siap untuk masuk ke dalam pembiacaran multilateral yang tergantung pembicaraan dengan AS", ujar Kim seperti ditulis Kantor Berita Korut. Meski demikian Pyongyang juga menyatakan kepemilikan senjata nuklir dimaksudkan sebagai tameng dari serangan AS.
Sementara itu AS merespon kabar tersebut dengan positif. Depatermen Pertahanan AS menyatakan siap berdialog dan membawa negara tersebut ke dalam pembicaraan enam negara. "Ada kesepakatan antara kami dan lima negara bahwa denuklirisasi semenanjung Korea merupakan sasaran penting dari pembicaraan dengan Korea Utara nanti", ujar Ian Kelly Juru Bicara Departemen Pertahanan AS.(VIN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

