Kawasan Pecinan seperti Kota Mati
Tim Liputan 6 SCTV04/10/2009 07:39
Liputan6.com, Padang: Salah satu kawasan yang tergolong parah dilanda gempa, Rabu silam, adalah kawasan Pondok atau Jakan Niaga di Kota Padang, Sumatra Barat. Wilayah yang dikenal sebagai kawasan pecinan tersebut kini hanya menyisakan puing-puing. Ditambah lagi dengan listrik yang belum menyala, dari pantauan SCTV pada Ahad (4/10) pagi, kawasan ini tak ubahnya seperti kota mati.
Hampir seluruh bangunan di Jalan Niaga ini merupakan bangunan lama peninggalan Belanda. Tak kuat menahan goyangan gempa, bangunan yang terlihat kokoh ini pun rubuh. Kini, bangunan yang berfungsi sebagai tempat usaha tersebut hanya dijaga oleh petugas yang disewa pemilik toko. Menurut salah seorang petugas, meski bangunan telah roboh, mereka tetap mengantisipasi datangnya para penjarah, khususnya di malam hari.
Selain merobohkan bangunan, gempa bumi yang mengguncang Sumbar juga menyebabkan tanah longsor di beberapa titik. Seperti di jalan alternatif Sicincin Malalak yang menghubungkan Padang-Bukit Tinggi. Akibatnya, jalur tertutup dan menyulitkan proses evakuasi korban. Tak hanya itu, penyaluran bantuan logistik untuk para korban pun terhambat [baca: Tanah Longsor di Jalan Alternatif Hambat Bantuan].
Sementara itu, selang sehari dari kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemarin Wakil Presiden Jusuf Kalla juga meninjau rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Padang. Dalam kunjungan itu, Kalla menjanjikan percepatan rehabilitasi rumah yang rusak dan hancur. Selengkapnya saksikan video berita ini [baca: Wapres Kalla Janjikan Percepatan Rehabilitasi].(ADO)
Hampir seluruh bangunan di Jalan Niaga ini merupakan bangunan lama peninggalan Belanda. Tak kuat menahan goyangan gempa, bangunan yang terlihat kokoh ini pun rubuh. Kini, bangunan yang berfungsi sebagai tempat usaha tersebut hanya dijaga oleh petugas yang disewa pemilik toko. Menurut salah seorang petugas, meski bangunan telah roboh, mereka tetap mengantisipasi datangnya para penjarah, khususnya di malam hari.
Selain merobohkan bangunan, gempa bumi yang mengguncang Sumbar juga menyebabkan tanah longsor di beberapa titik. Seperti di jalan alternatif Sicincin Malalak yang menghubungkan Padang-Bukit Tinggi. Akibatnya, jalur tertutup dan menyulitkan proses evakuasi korban. Tak hanya itu, penyaluran bantuan logistik untuk para korban pun terhambat [baca: Tanah Longsor di Jalan Alternatif Hambat Bantuan].
Sementara itu, selang sehari dari kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemarin Wakil Presiden Jusuf Kalla juga meninjau rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Padang. Dalam kunjungan itu, Kalla menjanjikan percepatan rehabilitasi rumah yang rusak dan hancur. Selengkapnya saksikan video berita ini [baca: Wapres Kalla Janjikan Percepatan Rehabilitasi].(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

