Ricuh, Penggusuran Permukiman Ilegal di Prancis  

Tim Liputan 6 SCTV
22/09/2009 23:15
Liputan6.com, Calais: Penggusuran permukiman ilegal ratusan migran di Calais, Prancis, berakhir ricuh, Selasa (21/9). Kendati tak mengakibatkan korban jiwa, penggusuran mendapat perlawanan warga. Para migran yang kebanyakan warga Afghanistan datang ke Prancis untuk menyusup ke Inggris. Mereka rela menempuh perjalanan berbahaya demi mencari suaka agar terbebas dari konflik negara asalnya. Sejumlah aktivis hak asasi manusia juga memprotes penggusuran ini.

Terobos Pos Pemeriksaan, Pengendara Ditembak Mati


Tepi Barat: Tidak ingin melewati formalitas di titik pemeriksaan pasukan Israel di Tepi Barat, Jerusalem, seorang pengendara mobil berupaya menerobos barikade. Akibatnya, pasukan Israel yang menjaga barikade langsung melepaskan tembakan peringatan. Karena tak ditanggapi, tembakan bertubi-tubi pun diarahkan ke mobil yang melaju kencang tersebut. Pengendara tewas di tempat. Identitas korban belum diketahui dan dipastikan merupakan warga Arab Saudi yang tinggal di Israel.

Polisi Ungkap Perampokan Permata


Bangkok: Polisi Thailand menangkap tiga tersangka perampokan permata senilai US$ 1,7 juta. Para tersangka yang merupakan dua warga Meksiko dan seorang warga Peru diduga melarikan wadah berisi 60 cincin, 28 gelang, empat kalung, dan lima jimat dari pameran batu permata di Kota Bangkok, Sabtu silam. Mereka mencuri dengan cara menghipnotis penjaga. Belum diketahui cara ketiga pria lolos dari penjagaan keamanan di lokasi pameran. Kasus ini adalah yang terbesar dalam sejarah perampokan di Negeri Gajah Putih. Silakan simak video berita ini.(YNI/ANS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler