Ketua KPU Tak Tahu Soal Anggaran Pelantikan
Tim Liputan 6 SCTV09/09/2009 13:04
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafidz Anshary mengaku tak tahu apa-apa soal dana pelantikan anggota DPR sebesar Rp 11 miliar. "Pak Sekjen (Suripto Bambang Setyadi) yang tahu, kalau kita cuma programnya saja," kata Abdul Hafidz Anshary di Jakarta, Rabu (9/9), saat ditanya besarnya dana pelantikan [baca: Pelantikan Wakil Rakyat Makan Biaya Rp 11 Miliar].
KPU menyatakan anggaran pelantikan anggota Dewan senilai Rp 11 miliar tidak akan digunakan sepenuhnya. "Tentu yang dipakai tak sebesar itu [Rp 11 miliar]," kata Sekjen KPU Suripto Bambang Setyadi. Ini terkait kritik akan anggaran pelantikan wakil rakyat yang dinilai terlalu boros.
Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebutkan tahun 2004 biaya pelantikan wakil rakyat dari KPU mencapai Rp 7 miliar dan tahun ini mencapai Rp 11 miliar. Sekitar Rp 3 miliar di antaranya untuk keperluan akomodasi saja. Dana besar itu menjadi sangat ironis, mengingat saat ini beban rakyat makin berat dan sejumlah daerah tengah berduka karena tertimpa musibah bencana alam. Selengkapnya simak video berikut.(JUM/AND)
KPU menyatakan anggaran pelantikan anggota Dewan senilai Rp 11 miliar tidak akan digunakan sepenuhnya. "Tentu yang dipakai tak sebesar itu [Rp 11 miliar]," kata Sekjen KPU Suripto Bambang Setyadi. Ini terkait kritik akan anggaran pelantikan wakil rakyat yang dinilai terlalu boros.
Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebutkan tahun 2004 biaya pelantikan wakil rakyat dari KPU mencapai Rp 7 miliar dan tahun ini mencapai Rp 11 miliar. Sekitar Rp 3 miliar di antaranya untuk keperluan akomodasi saja. Dana besar itu menjadi sangat ironis, mengingat saat ini beban rakyat makin berat dan sejumlah daerah tengah berduka karena tertimpa musibah bencana alam. Selengkapnya simak video berikut.(JUM/AND)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

