Puluhan Orang "Sweeping" Warga Malaysia

Tim Liputan 6 SCTV
Puluhan Orang "Sweeping" Warga Malaysia
Sweeping terhadap warga negara Malaysia di Jalan Diponegoro, Jakpus.
08/09/2009 21:17
Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah orang yang tergabung dalam Banteng Demokrasi Rakyat, men-sweeping warga negara Malaysia yang berada Jakarta, Selasa (8/9). Mereka melakukan sweeping sebagai protes atas tindakan Malaysia yang mengklaim sejumlah kekayaan budaya Indonesia.

Aksi sweeping berlangsung di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Dalam aksinya, mereka menghentikan setiap kendaraan yang lewat dan meminta kartu identitas si pengemudi maupun penumpangnya. Alhasil, aksi itupun memacetkan arus lalu di sekitar Jalan Diponegoro dan memaksa polisi mengalihkan arus lalu lintas dari arah Jalan Proklamasi menuju Jalan Imam Bonjol.

Sebelumnya, relawan Banteng Demokrasi Rakyat ini melakukan latihan fisik di gedung PDI Perjuangan, di Jalan Diponegoro, Jakpus. Latihan ilmu bela diri dan tenaga dalam ini adalah sebagai bentuk persiapan protes ke Malaysia. Saat ini, mereka mengklaim sudah ada 500 warga yang mendaftarkan diri sebagai relawan Banteng Demokrasi Rakyat.(UPI/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 10 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Keyxxx | cem_keyrxxx@yaxxx.com| 2009-09-14 14:40:09
Kepada para komentar yang menolak tindakan ini....sebagai bangsa serumpun...perkara seperti ini perlu
dexxx | dealxxx@yaxxx.com| 2009-09-13 15:21:11
forum ini berkuali
yunxxx | yunita_sari2xxx@ymxxx.com| 2009-09-12 13:16:45
tes....
yunxxx | yunita_sari2xxx@ymxxx.com| 2009-09-12 13:12:00
ahhahhahahahahha............ malu maluin aja... mending loe pada swiping teroris deh.... gak ada hasilnya,klo swiping org malaysia.. pikir dong bro...
Caxxx | hari-2xxx@hotmxxx.com| 2009-09-12 11:50:50
Saya setuju dengan komentar yang ada. Jadilah bangsa yang bersopan santun dan beretika. Kita bukan lagi hidup pada zaman batu.
exxx | desmel_pxxx@yaxxx.co| 2009-09-12 11:14:57
walah....apalagi nih? manfaatnya apa? katanya negara hukum, bangsa yang ramah, berbudaya, kog....? pemerintah tegas juga donk sama yang sweeping2an spt ini, bikin resah dan justru menggoreskan citra buruk bangsa kita.
indaxxx | penasperxxx@yaxxx.com| 2009-09-12 10:44:06
aduh salah tidakan nich ini namanya memalukan indonesia aja sich meding kita tunjukkandengan prestasi gitu loh
xxx | yansangxxx@comcxxx.net| 2009-09-12 09:31:35
tidak baik dan tidak elegan.bangsa yg besar jiwa kita jg hrs besar.kalau dibalas kasihan TKI kita juga.
Cecep Gerixxx | tempxxx@yaxxx.de| 2009-09-12 09:12:17
Saya menghargai rasa nasionalisme yang ditunjukkan oleh para anggota Banteng Indonesia...namun saya berpendapat cara mereke sama sekali tidak mencerminkan bangsa yang intelek dan berfikir yang sistematis.
yasxxx | yasmanabdulaxxx@yaxxx.com| 2009-09-12 07:57:43
WADOH2 MALU SEKALI KAYA GITU ORANG INDONESIA lagak nya macam orang asli dapat paket habuan lebaran.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video