Pindad Bantah Produksi Galil  

Tim Liputan 6 SCTV
01/09/2009 13:33
Liputan6.com, Jakarta: PT Pindad membantah telah memproduksi senjata laras panjang dengan merek Israel, Galil, Selasa (1/9). Senjata tersebut merupakan senjata serbu jenis SS1-V1. Senjata seperti inilah yang diekspor ke Mali yang jumlahnya mencapai seratus pucuk. Selain itu, Pindad juga mengekspor 10 buah pistol ke Filipina. Nilai ekspor senjata-senjata itu mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Pindad pun menyatakan dalam mengekspor senjata selalu menyertakan izin dari pemerintah.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menyatakan, senjata Pindad yg disita di Filipina legal. Senjata-senjata tersebut rencananya akan dikirim ke Mali atas sebuah pesanan sebuah agen di sana [baca: Sekretaris Menteri BUMN: Ekspor Senjata Pindad Legal]. Pesanan dilakukan dengan sistem free on board sehingga Pindad hanya bertanggungjawab sampai barang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok saja. Sedangkan kapal dipesan oleh pemerintah Mali dan Filipina. Selengkapnya simak video berita berikut.(ASW/AND)



adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler