Tiket Arus Balik Kereta Api Habis
Dirgo Suyono28/08/2009 09:19
Liputan6.com, Madiun: Lebaran masih tiga pekan lagi. Kendati demikian gaungnya sudah terasa mulai dari sekarang. Betapa tidak, hampir setiap hari terhitung sejak 24 Agustus silam, puluhan warga antre demi mendapatkan tiket kereta api kelas eksekutif dan bisnis di Stasiun Madiun, Jawa Timur. Bahkan, tak jarang
dari mereka rela antre setelah sahur. Itu dilakukan karena takut kehabisan tiket arus balik Lebaran tahun ini.
Salah seorang warga Ponorogo, Jatim Sasono misalnya, yang sudah mengantre tiket sejak pukul 4.30 pagi demi mendapat tiket kereta api Bima. Kendati sudah antre sejak pagi, Sasono yang ditemui SCTV Jumat (28/8), mengaku tetap tak yakin mendapat tiket kereta api Bima tujuan Jakarta pada 27 September mendatang.
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 7 Madiun membenarkan jika tiket kerepa api kelas eksekutif dan bisnis habis terjual. Namun, PT KAI berjanji akan memberi pelayanan terbaik bagi calon penumpangnya. Salah satunya dengan menambah penambahan jumlah kereta saat arus balik yang diperkirakan terjadi pada 23 dan 25 September mendatang.(BJK/DIO)
dari mereka rela antre setelah sahur. Itu dilakukan karena takut kehabisan tiket arus balik Lebaran tahun ini.
Salah seorang warga Ponorogo, Jatim Sasono misalnya, yang sudah mengantre tiket sejak pukul 4.30 pagi demi mendapat tiket kereta api Bima. Kendati sudah antre sejak pagi, Sasono yang ditemui SCTV Jumat (28/8), mengaku tetap tak yakin mendapat tiket kereta api Bima tujuan Jakarta pada 27 September mendatang.
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 7 Madiun membenarkan jika tiket kerepa api kelas eksekutif dan bisnis habis terjual. Namun, PT KAI berjanji akan memberi pelayanan terbaik bagi calon penumpangnya. Salah satunya dengan menambah penambahan jumlah kereta saat arus balik yang diperkirakan terjadi pada 23 dan 25 September mendatang.(BJK/DIO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
