Indonesia Catat Rekor Belajar Menyelam Terbanyak
Tim Liputan 6 SCTV16/08/2009 13:36
Liputan6.com, Manado: Setelah memecahkan rekor penyelaman massal, Indonesia juga berhasil membuat kategori rekor baru lainnya di acara International Sail Bunaken di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Ahad (16/8) [baca: Indonesia Pecahkan Rekor Penyelaman Massal]. Rekor tersebut adalah pelajaran menyelam bawah laut dengan peserta terbanyak. Wakil dari "Guinnes Book of World Records" mencatat terdapat hampir dua ribu penyelam yang merapat kembali ke daratan.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia telah mencatatkan sejarah emas dengan rekor-rekor tersebut. Dan esok hari, rencananya rekor baru akan dicatatkan kembali yaitu penyelam terbanyak yang melakukan kegiatan simultan. Mereka akan mengadakan upacara bawah air yang rencananya diikuti lebih dari dua ribu penyelam. Selengkapnya simak video berita ini.(IRN/AND)
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia telah mencatatkan sejarah emas dengan rekor-rekor tersebut. Dan esok hari, rencananya rekor baru akan dicatatkan kembali yaitu penyelam terbanyak yang melakukan kegiatan simultan. Mereka akan mengadakan upacara bawah air yang rencananya diikuti lebih dari dua ribu penyelam. Selengkapnya simak video berita ini.(IRN/AND)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

