Zaenal Maarif Cs Desak KPU Tunda Penghitungan
Wira Respati15/08/2009 17:52
Liputan6.com, Jakarta: Saat Komisi Pemilihan Umum menggelar rapat pleno terkait penghitungan suara atau jumlah kursi DPR tahap tiga, perwakilan hukum kelompok Zaenal Maarif mendatangi Kantor KPU di Jakarta, Sabtu (15/8) siang. Mereka mendesak KPU tetap melaksanakan putusan Mahkamah Agung meski bertolak belakang dengan putusan Mahkamah Konstitusi. KPU diminta melakukan revisi terkait penghitungan suara Pemilu Legislatif 2009 merujuk pada amar putusan MA [baca: KPU Bahas Penghitungan Suara Tahap Tiga].
Berdasarkan putusan MA, KPU sedianya mengalihkan sisa suara kepada partai politik yang memenuhi bilangan pembagi pemilih (BPP). Putusan MA sendiri kemudian dipatahkan dengan putusan MK. Hal ini yang kemudian disesalkan oleh kubu Zaenal Maarif dan Forum Caleg Lintas Partai [baca: MK: Perolehan Kursi Berdasarkan Sisa Suara].
"Kita meminta KPU tetap melakukan revisi sesuai putusan MK. Kita menyayangkan ada putusan MK yang membuat banyak penafsiran. Kita juga akan mengajukan judicial review (uji materi)," kata Utomo H. Karim, Biro Hukum Partai Demokrat yang datang menyerahkan surat pernyataan tersebut ke KPU.
Saat ini, KPU tengah mempersiapkan proses penghitungan suara tahap tiga yang rencananya didahului dengan penghitungan suara ulang di beberapa kabupaten mulai 20 Agustus 2009. Selain itu, KPU juga akan membahas teknis penetapan presiden dan wakil presiden terpilih yang rencananya dilaksanakan pada 18 Agustus mendatang.
Adapun dalam jumpa pers di Kantor Pengacara Amir Syamsuddin, Forum Caleg Lintas Partai yang dihadiri perwakilan dari Partai Golkar dan Partai Demokrat mendesak agar KPU tetap melaksanakan putusan MA.
Hakim Sorimuda Pohan anggota DPR Komisi IX dari Fraksi Partai Demokrat dan Rustam E. Tamburaka, anggota Dewan Komisi II Fraksi Partai Golkar mengatakan, KPU harus menunda penghitungan suara tahap tiga. Alasannya, penghitungan tahap kedua masih bermasalah. Untuk diketahui, keduanya adalah anggota Dewan yang habis masa baktinya pada Oktober mendatang.(ANS)
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

