Jenazah Nana Maulana Diambil Keluarga
Tim Liputan 6 SCTV14/08/2009 18:34
Liputan6.com, Jakarta: Jenazah Nana Ikhwan Maulana, pengebom Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, diambil pihak keluarga dari Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Pengambilan jenazah hanya dilakukan salah seorang kakak Nana dari Bandung, Jawa Barat, Endang Sutisna. Endang menyesal dan meminta maaf atas apa yang dilakukan Nana. Ia menyesalkan adiknya telah menjadi korban doktrinasi Noordin M. Top.
Nana akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kebon Cau, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten. Keluarga memastikan akan langsung menguburkan jasad Nana hari ini. Liang lahad yang telah disiapkan sejak siang, terletak 20 meter dari makam ayah Nana, Sarmedi. Lokasi ini dipilih berdasarkan hasil musyawarah warga Kebon Cau [baca: Polisi: Nana Adalah Pelaku Bom Ritz Carlton].
Warga tidak keberatan dengan pemakaman Nana di wilayah mereka karena selama ini pemuda tersebut dikenal sebagai sosok yang baik, suka membantu, dan aktif dalam kegiatan keagamaan serta kepemudaan.
Nana direkrut Saefudin Jaelani sebagai "pengantin" atau pelaku peledakan bom. Nana ditugaskan meledakkan Hotel Ritz Carlton. Sedangkan Dani Dwi Permana menjadi "pengantin" untuk Hotel J.W. Marriott. Belum diketahui kapan mereka mulai kenal dan direkrut, karena Saefudin Jaelani hingga kini masih buron [baca: Perekrut Calon "Pengantin" Terus Diburu Polisi].
Nana adalah keponakan Rois alias Dani Darmawan alias Ridho, pelaku peledakan bom di Kedutaan Besar Australia. Ia dilaporkan menghilang tanpa kabar sejak dua bulan silam. Satu-satunya informasi adalah surat tanpa pengirim yang diterima kakak Nana di Bandung tiga hari sebelum ledakan bom di Mega Kuningan [baca: Jenazah Nana Akan Dijemput Keluarga].(YNI/DIO)
Nana akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kebon Cau, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten. Keluarga memastikan akan langsung menguburkan jasad Nana hari ini. Liang lahad yang telah disiapkan sejak siang, terletak 20 meter dari makam ayah Nana, Sarmedi. Lokasi ini dipilih berdasarkan hasil musyawarah warga Kebon Cau [baca: Polisi: Nana Adalah Pelaku Bom Ritz Carlton].
Warga tidak keberatan dengan pemakaman Nana di wilayah mereka karena selama ini pemuda tersebut dikenal sebagai sosok yang baik, suka membantu, dan aktif dalam kegiatan keagamaan serta kepemudaan.
Nana direkrut Saefudin Jaelani sebagai "pengantin" atau pelaku peledakan bom. Nana ditugaskan meledakkan Hotel Ritz Carlton. Sedangkan Dani Dwi Permana menjadi "pengantin" untuk Hotel J.W. Marriott. Belum diketahui kapan mereka mulai kenal dan direkrut, karena Saefudin Jaelani hingga kini masih buron [baca: Perekrut Calon "Pengantin" Terus Diburu Polisi].
Nana adalah keponakan Rois alias Dani Darmawan alias Ridho, pelaku peledakan bom di Kedutaan Besar Australia. Ia dilaporkan menghilang tanpa kabar sejak dua bulan silam. Satu-satunya informasi adalah surat tanpa pengirim yang diterima kakak Nana di Bandung tiga hari sebelum ledakan bom di Mega Kuningan [baca: Jenazah Nana Akan Dijemput Keluarga].(YNI/DIO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

