Rumah Dua Tersangka Teroris Dijaga Ketat  

Achmad Yani
13/08/2009 08:50
Liputan6.com, Solo: Pengamanan ketat yang dilakukan puluhan orang di sekitar rumah Air Setiyawan dan Eko Joko Sarjono membuat suasana di Kampung Brengosan, Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, mencekam. Ujung-ujung jalan menuju rumah kedua tersangka teroris itu dijaga puluhan orang. Wartawan yang akan meliput pun ditanyai identitasnya. Ini terkait dengan adanya larangan meliput kepada salah satu stasiun swasta nasional. "Tindakan pengamanan ini kami lakukan berdasarkan permintaan keluarga," kata koordinator pengamanan, Ahmad Sigit, kepada ANTARA, Kamis (13/8).

Menurut Sigit, pembatasan dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap wartawan, terutama dari media yang dilarang meliput. Sebagian warga masih sensitif terhadap pemberitaan mengenai Air dan Eko dari stasiun televisi tersebut.

Sementara itu, tadi malam terjadi kericuhan antara polisi dan massa yang menjaga lingkungan rumah Eko dan Air. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga, insiden tersebut dipicu pelepasan spanduk bertulis "Selamat datang pahlawan Islam Asy-syahid: Air Setiawan - Eko Joko Sarjono. (Jihad Still Continue)" secara paksa oleh pihak kepolisian. Massa yang berasal dari salah satu organisasi massa Islam itu keberatan dengan pelepasan spanduk itu [baca: Jenazah Eko dan Air Tiba di Solo].(LUC)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
dexxx | dewisrxxx@yaxxx.com| 2009-08-25 19:33:07
saya sndiri jg heran koq mmbunuh byk orang dkatkan pahlawan...??? mungkin ajaran orang tersebut kebalik x...!!! dasar....!!! ajaran gila..!!1
mucexxx | mucexxx@hotmxxx.com| 2009-08-19 19:28:54
Ini baru namanya kampung teroris.
purwaxxx | pwtmxxx@yaxxx.com| 2009-08-14 16:00:25
terus terang saja, saya semakin bingung masak dengan membunuh banyak orang yang tidak berdosa dapat dikatakan pahlawan..?apakah dunia sudah parah..?masih adakah orang orang yang punya itikad baik..?

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler