Keluarga Bersiap Ambil Jenazah Tersangka Teroris
Tim Liputan 6 SCTV12/08/2009 11:50
Liputan6,com, Solo: Keluarga Air Setiyawan dan Eko Joko Sarjono, dua tersangka teroris yang tewas tertembak dalam penangkapan di Perumahan Puri Nusapala, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, berangkat ke Jakarta pada Rabu (12/8) pagi. "Kami ke Jakarta setelah mendapat panggilan dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia," kata ayah Air Setiyawan, Agus Purwanto, di Solo, Rabu (12/8).
Dia mengatakan, panggilan dari Mabes Polri tersebut disampaikan melalui pengacaranya, Muhammad Kurniawan, dan berbeda dengan keberangkatan yang pertama dengan menggunakan mobil, kali ini kedua keluarga menggunakan pesawat.
Sebagaimana diberitakan ANTARA, kedua keluarga termasuk ayah Air Setiyawan, Agus Purwanto, dan ayah Eko Joko Sarjono, Slamet Widodo, dijemput oleh pihak kepolisian dari Poltabes Surakarta untuk diantar ke Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kedua keluarga berangkat ke Jakarta dengan ditemani pengacara mereka, Muhammad Kurniawan. "Akan tetapi, saya belum tahu maksud dari panggilan tersebut, apakah sudah ada kepastian mengenai kedua jenazah benar terlibat jaringan teroris atau tidak," kata Agus.
Sementara itu pengacara keluarga Air dan Eko, Muhammad Kurniawan mengatakan, dirinya mendapat panggilan tersebut melalui telepon dari Mabes Polri. "Jika ternyata benar jasad itu adalah Air dan Eko, akan segera kami bawa pulang untuk dimakamkan," kata Muhammad.
Sebelum berangkat ke bandara, keluarga Air dan Eko sempat singgah di Kantor Kelurahan Purwosari, Surakarta, untuk meminta surat jalan dari kelurahan. Kepala Seksi Pemerintahan kantor kelurahan tersebut, Joko Setyo, membenarkan bahwa kedua keluarga datang ke kantornya untuk mengambil surat pengantar mengambil jenazah. (ROM)
Dia mengatakan, panggilan dari Mabes Polri tersebut disampaikan melalui pengacaranya, Muhammad Kurniawan, dan berbeda dengan keberangkatan yang pertama dengan menggunakan mobil, kali ini kedua keluarga menggunakan pesawat.
Sebagaimana diberitakan ANTARA, kedua keluarga termasuk ayah Air Setiyawan, Agus Purwanto, dan ayah Eko Joko Sarjono, Slamet Widodo, dijemput oleh pihak kepolisian dari Poltabes Surakarta untuk diantar ke Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kedua keluarga berangkat ke Jakarta dengan ditemani pengacara mereka, Muhammad Kurniawan. "Akan tetapi, saya belum tahu maksud dari panggilan tersebut, apakah sudah ada kepastian mengenai kedua jenazah benar terlibat jaringan teroris atau tidak," kata Agus.
Sementara itu pengacara keluarga Air dan Eko, Muhammad Kurniawan mengatakan, dirinya mendapat panggilan tersebut melalui telepon dari Mabes Polri. "Jika ternyata benar jasad itu adalah Air dan Eko, akan segera kami bawa pulang untuk dimakamkan," kata Muhammad.
Sebelum berangkat ke bandara, keluarga Air dan Eko sempat singgah di Kantor Kelurahan Purwosari, Surakarta, untuk meminta surat jalan dari kelurahan. Kepala Seksi Pemerintahan kantor kelurahan tersebut, Joko Setyo, membenarkan bahwa kedua keluarga datang ke kantornya untuk mengambil surat pengantar mengambil jenazah. (ROM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
