Biaya Korban Bom Ditanggung Pemerintah
Zaky Muzakir17/07/2009 15:47
Liputan6.com, Jakarta: Biaya para korban ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton yang dirawat di beberapa rumah sakit menjadi tanggung jawab pemerintah. Pernyataan ini disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan, Rustam S Pakaya di Jakarta, Jumat (17/7).
Hingga kini para korban ledakan bom dirawat di berbagai rumah sakit di Jakarta. Antara lain di RS MMC, RS Jakarta, RS Polri, dan RSP Pertamina. Di RS MMC sedikitnya terdapat 36 pasien, dan sembilan pasien di antaranya dirawat secara khusus di ruang operasi. Sementara itu di RS Jakarta, terdapat seorang pasien bernama Bambang Yulianto (32), yang pagi tadi juga menjadi korban ledakan bom di Hotel JW Marriott. Bambang yang bekerja sebagai sekuriti di Hotel Marriott itu, enam tahun lalu juga menjadi salah satu korban bom Marriott. Pengalaman kali ini merupakan kali kedua di tempat yang sama.
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kesempatan konferensi pers berpesan, agar para korban mendapat pelayanan terbaik dari rumah sakit.(VIN)
Hingga kini para korban ledakan bom dirawat di berbagai rumah sakit di Jakarta. Antara lain di RS MMC, RS Jakarta, RS Polri, dan RSP Pertamina. Di RS MMC sedikitnya terdapat 36 pasien, dan sembilan pasien di antaranya dirawat secara khusus di ruang operasi. Sementara itu di RS Jakarta, terdapat seorang pasien bernama Bambang Yulianto (32), yang pagi tadi juga menjadi korban ledakan bom di Hotel JW Marriott. Bambang yang bekerja sebagai sekuriti di Hotel Marriott itu, enam tahun lalu juga menjadi salah satu korban bom Marriott. Pengalaman kali ini merupakan kali kedua di tempat yang sama.
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kesempatan konferensi pers berpesan, agar para korban mendapat pelayanan terbaik dari rumah sakit.(VIN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
