Polisi Kembali Gelar Reka Ulang Perampokan Cisco
Gatot Budi Santoso17/07/2009 00:20
Liputan6.com, Jakarta: Tim penyidik Polda Metro Jaya dan Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslbafor) Mabes Polri kembali melakukan reka ulang kasus perampokan uang Rp 15 miliar milik Bank Negara Indonesia (BNI) di tol dalam kota tepatnya di ruas Tambora, Jakarta Barat, Kamis (16/7). Dalam reka ulang itu penyidik membawa dua orang saksi, yakni Ade Johan, teller BNI dan Bripda Edi Purnawan, anggota Samapta Polda Metro Jaya yang bertugas mengawal uang di dalam mobil milik PT Certis Cisco tersebut.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya memanggil seluruh pemilik perusahaan jasa pengiriman uang dan barang berharga untuk mengevaluasi sistem pengawalan dan pengamanan jasa pengiriman yang selama ini melibatkan anggotanya. Polda berencana kembali menetapkan prosedur yang mewajibkan bagi perusahaan jasa pengangkut uang dan barang berharga agar meminta pengawalan polisi minimal dua orang.
Mengenai dugaan keterlibatan anggota polisi dalam kasus perampokan ini, Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut [baca: Dugaan Keterlibatan Polisi Didalami].(TES/AND)
Sebelumnya, Polda Metro Jaya memanggil seluruh pemilik perusahaan jasa pengiriman uang dan barang berharga untuk mengevaluasi sistem pengawalan dan pengamanan jasa pengiriman yang selama ini melibatkan anggotanya. Polda berencana kembali menetapkan prosedur yang mewajibkan bagi perusahaan jasa pengangkut uang dan barang berharga agar meminta pengawalan polisi minimal dua orang.
Mengenai dugaan keterlibatan anggota polisi dalam kasus perampokan ini, Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut [baca: Dugaan Keterlibatan Polisi Didalami].(TES/AND)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
