Siswa SMA Tewas Setelah Ikuti MOS
Slamet Riadi16/07/2009 06:53
Liputan6.com, Surabaya: Seorang siswa baru di Sekolah Menengah Atas 16 Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/7), ditemukan tewas di sekolahnya setelah mengikuti Masa Orentasi Sekolah (MOS) selama tiga hari. Diduga korban bernama Roy Aditia Perkasa stres akibat banyaknya kegiatan yang dilakukan panitia.
Menurut saksi, sebelum dilakukan penutupan MOS, para calon siswa SMA 16 disuruh mencari kayu bakar dan minyak tanah untuk api unggun. Tapi korban tiba-tiba pingsan. Korban langsung dilarikan ke unit kesehatan sekolah. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit, korban meninggal.
Jajaran Kepolisian Resor Kota Surabaya Timur masih menunggu hasil otopsi dari pihak Rumah Sakit dokter Soetomo. Namun polisi telah memanggil saksi dan pihak sekolah untuk dimintai keterangan. Apabila korban tewas tidak wajar, polisi akan melakukan penyidikan lebih lanjut.(JUM)
Menurut saksi, sebelum dilakukan penutupan MOS, para calon siswa SMA 16 disuruh mencari kayu bakar dan minyak tanah untuk api unggun. Tapi korban tiba-tiba pingsan. Korban langsung dilarikan ke unit kesehatan sekolah. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit, korban meninggal.
Jajaran Kepolisian Resor Kota Surabaya Timur masih menunggu hasil otopsi dari pihak Rumah Sakit dokter Soetomo. Namun polisi telah memanggil saksi dan pihak sekolah untuk dimintai keterangan. Apabila korban tewas tidak wajar, polisi akan melakukan penyidikan lebih lanjut.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...

