Tambak Garam Berbahan Baku Air Sumur
Arif Nur15/07/2009 08:16
Liputan6.com, Grobogan: Lazimnya tambak garam selalu berada di dekat pantai. Tapi tidak dengan yang terpantau di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah, belum lama ini. Lokasi tambak garam seluas 120 hektare itu jauh dari pantai dan hanya mengandalkan air sumur asin. Kualitas garamnya pun jauh lebih baik dibandingkan garam air laut.
Meski demikian, garam itu kurang diminati karena warnanya kecokelat-cokelatan. Tapi harga garam produksi Desa Jono jauh lebih mahal. Sebab tanpa diberi zat yodium garam ini sudah mengandung yodium hingga delapan persen. Di desa ini hanya ada tujuh sumur yang bisa dimanfaatkan. Tujuh sumur ini konon merupakan peninggalan Joko Linglung, putra Ajisaka, tokoh legenda Jawa.(AIS)
Meski demikian, garam itu kurang diminati karena warnanya kecokelat-cokelatan. Tapi harga garam produksi Desa Jono jauh lebih mahal. Sebab tanpa diberi zat yodium garam ini sudah mengandung yodium hingga delapan persen. Di desa ini hanya ada tujuh sumur yang bisa dimanfaatkan. Tujuh sumur ini konon merupakan peninggalan Joko Linglung, putra Ajisaka, tokoh legenda Jawa.(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
