Cina Kembali Tuduh Protes Xinjiang Terorganisasi

Iswardani
Cina Kembali Tuduh Protes Xinjiang Terorganisasi
Lokasi kerusuhan di Urumqi, Xinjiang, China, Ahad (5/7). (Antara)
13/07/2009 09:47
Liputan6.com, Beijing: Cina kembali menuduh protes yang dilakukan etnis Uighur di Xinjiang, didalangi kelompok tertentu. Pemerintah Beijing merujuk unjuk rasa yang dilakukan di konsulat Cina di Eropa dan Amerika Serikat, sebagai bukti adanya kelompok yang mendalangi kerusuhan. Demikian berita yang dilansir Xinhua, Senin (13/7).

Pascakerusuhan yang terjadi di Urumqi, Xinjiang, beberapa kedutaan dan konsulat Cina di luar negeri didatangi para pengunjuk rasa yang memprotes tindakan represif yang dilakukan aparat Kepolisian Cina. Sebagai bentuk protes, mereka melempari kedutaan dan konsulat Cina dengan bom molotov dan batu. Demonstrasi terjadi di beberapa kota di luar negeri seperti Ankara, Oslo dan Munich.

Sebelumnya, pemerintah Beijing juga pernah menuduh kerusuhan di Urumqi, Xinjiang, didalangi kelompok Uighur yang menuntut kemerdekaan. Pemerintah menyebut nama Rebiya Kadeer sebagai orang yang mendalangi kerusuhan tersebut. Rabiya Kadeer adalah pebisnis yang tinggal dalam pengasingan di Amerika Serikat. Ia dituduh sebagai tokoh separatis Uighur [baca: Cina Tuduh Separatis Dalangi Kerusuhan Xinjiang].(ANS/Reuters)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video