Perlengkapan Sekolah dan Pungutan Sekolah

Tim Liputan 6 SCTV
13/07/2009 06:40
Liputan6.com, Jakarta: Seperti sudah tradisi, setiap tahun ajaran baru perlengkapan sekolah anak juga harus baru. Seperti Adam yang tahun ini naik kelas lima sekolah dasar. Ia sudah tak sabar bertemu teman-teman sekolah dengan seragam barunya. Demikian pula Feby dengan buku-buku barunya. "Hadiah dari mama sama ayah," tutur Feby di Jakarta, Ahad (12/7).

Sebagai orang tua sekolah memang nomor satu. Meski saat ini para orang tua juga dipusingkan dengan berbagai pungutan sekolah. Padahal pemerintah terus mengkampanyekan sekolah gratis. Keluhan ini pula yang dirasakan orang tua Arbil Sulvanesa Kusuma yang tak mampu membayar uang pendaftaran masuk Sekolah Dasar Balongsari, Mojokerto, Jawa Timur, sebesar Rp 280 ribu [baca: Sekolah Gratis Cuma Iklan?].

Sementara jelang berakhirnya liburan sekolah, pusat grosir perlengkapan sekolah di Tanahabang sejak pagi tadi terus diburu para orang tua. Mereka mencari seragam maupun peralatan belajar. Pasar Tanahabang menjadi salah satu pilihan para orang tua karena harganya yang cukup murah [baca: Siasat Belanja Perlengkapan Sekolah Murah].(AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Erni Wijxxx | erniwijxxx@ymxxx.com| 2009-07-13 15:05:58
Sekolah gratis itu akal2an capres supaya bisa jadi presiden...tetap saja biaya sekola
ilxxx | nananxxx@yaxxx.com| 2009-07-13 07:05:13
sudah saatnya seragam ditiadakan, ini salah satu bentuk cara penyeragaman pikiran, kalau alasannya untuk meminimalisir kesenjangan sosial saya rasa seragam bukan solusinya, tapi tugas pemerintah untuk mengatasi kesenjangan sosial

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video