G-8 Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Global
News Channel SCTV11/07/2009 15:07
Liputan6.com, L'aquila: Kesejahteraan sosial global menjadi perhatian serius dalam pertemuan para pemimpin negara-negara yang tergabung dalam Group of Eight (G-8) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang digelar di Kota L'aquila, Italia, Jumat (11/7). Kumpulan negara-negara maju itu sepakat menyediakan 20 miliar dolar AS selama tiga tahun ke depan untuk meningkatkan produksi pangan dan memerangi kemiskinan global di negara-negara berkembang.
Inisiatif baru ini dirancang untuk membantu sektor pertanian privat dan petani kecil, khususnya selama masa panen. Isu kesejateraan dan perdamaian inilah yang juga ditekankan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama. Obama menegaskan, ancaman atas perdamaian dan kesejahteraan harus dihadapi bersama.
Obama juga menolak jika KTT G-8 dianggap gagal menyamakan sikap untuk menerapkan sanksi baru atas Iran. Namun, Obama justru menegaskan para pemimpin dunia harus mengevaluasi kembali pendekatan mereka kepada Iran pada petemuan 20 negara indutri utama dan negara berkembang pada September mendatang di Pittsburgh, AS.
Sedangkan Perdana Menteri (PM) Jepang, Taro Aso menyatakan dirinya dan Obama sepakat akan menjalin kerjasama lebih erat menyikapi keamanan di Semenanjung Korea. Sementara keamanan Afghanistan juga menjadi perhatian sejumlah pemimpin. Presiden Italia Silvio Berlusconi dan PM Inggris Gordonn Brown menekankan pentingnya pengirimana pasukan di Afghanistan untuk menyokong operasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).(UPI/AND)
Inisiatif baru ini dirancang untuk membantu sektor pertanian privat dan petani kecil, khususnya selama masa panen. Isu kesejateraan dan perdamaian inilah yang juga ditekankan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama. Obama menegaskan, ancaman atas perdamaian dan kesejahteraan harus dihadapi bersama.
Obama juga menolak jika KTT G-8 dianggap gagal menyamakan sikap untuk menerapkan sanksi baru atas Iran. Namun, Obama justru menegaskan para pemimpin dunia harus mengevaluasi kembali pendekatan mereka kepada Iran pada petemuan 20 negara indutri utama dan negara berkembang pada September mendatang di Pittsburgh, AS.
Sedangkan Perdana Menteri (PM) Jepang, Taro Aso menyatakan dirinya dan Obama sepakat akan menjalin kerjasama lebih erat menyikapi keamanan di Semenanjung Korea. Sementara keamanan Afghanistan juga menjadi perhatian sejumlah pemimpin. Presiden Italia Silvio Berlusconi dan PM Inggris Gordonn Brown menekankan pentingnya pengirimana pasukan di Afghanistan untuk menyokong operasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).(UPI/AND)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
