Golkar Sulsel Tolak Munaslub
Iwan Taruna dan Syamsul Al Timen10/07/2009 16:49
Liputan6.com, Makassar: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan menolak wacana pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) pascakekalahan Jusuf Kalla di pemilu presiden. Hal itu dikemukakan Ilham Arif Sirajuddin, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, di Makassar, Jumat (10/7).
llham menilai, kader Golkar yang mewacanakan munaslub adalah orang-orang yang tidak menghargai jasa dan keberanian JK sebagai simbol partai untuk maju di pilpres. Menurut dia, wacana munaslub belum pantas digulirkan saat ini mengingat persoalan pilpres belum juga kelar. Selain itu pergantian ketua umum harus melalui sistem yang terencana sesuai dengan jadwal partai dalam musyawarah nasional (munas) Desember mendatang.
Penolakan Golkar Sulsel menyusul sikap fungsionaris Golkar Jawa Tengah yang mendesak agar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) segera digelar pada Agustus mendatang menyusul kekalahan Jusuf Kalla. "Lebih cepat lebih baik," ucap Iqbal Wibisono, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng [baca: Fungsionaris Golkar Jateng Desak Munaslub].(TES/ANS)
llham menilai, kader Golkar yang mewacanakan munaslub adalah orang-orang yang tidak menghargai jasa dan keberanian JK sebagai simbol partai untuk maju di pilpres. Menurut dia, wacana munaslub belum pantas digulirkan saat ini mengingat persoalan pilpres belum juga kelar. Selain itu pergantian ketua umum harus melalui sistem yang terencana sesuai dengan jadwal partai dalam musyawarah nasional (munas) Desember mendatang.
Penolakan Golkar Sulsel menyusul sikap fungsionaris Golkar Jawa Tengah yang mendesak agar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) segera digelar pada Agustus mendatang menyusul kekalahan Jusuf Kalla. "Lebih cepat lebih baik," ucap Iqbal Wibisono, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng [baca: Fungsionaris Golkar Jateng Desak Munaslub].(TES/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
