Fungsionaris Golkar Jateng Desak Munaslub
Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo10/07/2009 16:41
Liputan6.com, Semarang: Para fungsionaris Partai Golkar Jawa Tengah sudah menyampaikan sikap terkait kekalahan Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 8 Juli lalu. padahal, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jateng belum secara resmi menggelar rapat pleno terkait rendahnya suara pasangan JK-Win.
Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Iqbal Wibisono di Semarang, Jumat (10/7), pihaknya mendesak agar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) segera digelar pada Agustus mendatang. "Lebih cepat lebih baik," ucap Iqbal. Pihaknya juga yakin kalau Ketua Umum Jusuf Kalla akan istikamah dan tetap berada di Golkar meski pada posisi yang lain.
Iqbal yang juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Jateng dan Ketua Komisi E DPRD Jateng itu menjelaskan bahwa munaslub bukan sesuatu yang tabu dalam partai beringin. Pasalnya, dahulu Akbar Tandjung juga pernah menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar melalui munaslub. Karena itu, pihaknya yakin kalau jajaran pengurus pusat akan bersikap arif menghadapi desakan munaslub ini.(UPI/ANS)
Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Iqbal Wibisono di Semarang, Jumat (10/7), pihaknya mendesak agar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) segera digelar pada Agustus mendatang. "Lebih cepat lebih baik," ucap Iqbal. Pihaknya juga yakin kalau Ketua Umum Jusuf Kalla akan istikamah dan tetap berada di Golkar meski pada posisi yang lain.
Iqbal yang juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Jateng dan Ketua Komisi E DPRD Jateng itu menjelaskan bahwa munaslub bukan sesuatu yang tabu dalam partai beringin. Pasalnya, dahulu Akbar Tandjung juga pernah menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar melalui munaslub. Karena itu, pihaknya yakin kalau jajaran pengurus pusat akan bersikap arif menghadapi desakan munaslub ini.(UPI/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
