Suasana Kota Urumqi Masih Tegang  

Tim Liputan 6 SCTV
09/07/2009 14:08
Liputan6.com, Urumqi: Pascakerusuhan berdarah di Urumqi, Ibu Kota Provinsi Xinjiang, Cina, kehidupan warga berangsur normal meski suasana kota masih tegang. Bahkan, hingga kini pengamanan semakin diperketat, termasuk pemberlakuan jam malam. Namun, karena rasa takut, banyak warga yang memilih meninggalkan Urumqi. Berdasarkan laporan yang diterima SCTV, Rabu (9/8), korban luka dalam bentrokan antarsuku ini sebagian besar masih dirawat di rumah sakit.

Pemerintah Xinjiang menegaskan akan menindak para pelaku kerusuhan dan menghukum mati orang-orang yang terbukti melakukan pembunuhan dalam bentrokan itu. Bentrokan berdarah di Xinjiang telah mengundang keprihatinan dunia. Unjuk rasa solidaritas untuk warga Uighur pun digelar di sejumlah negara, antara lain Turki, Prancis dan Australia.

Kerusuhan etnis antara suku Muslim Uighur dengan suku mayoritas Han terjadi hari Ahad sore waktu setempat. Kejadian itu dipicu unjuk rasa warga Uighur yang menuntut keadilan bagi dua rekan mereka yang tewas dalam keributan di sebuah pabrik, 25 Juni lalu. Unjuk rasa kemudian berkembang menjadi bentrokan. Menurut Pemerintah Xinjiang bentrokan tersebut menewaskan 156 orang dan menciderai 1.100 orang lainnya [baca: Pemimpin Uighur Tuding Beijing Atas Kerusuhan].(UPI/LUC)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler