Cina Tahan Ribuan Orang Terkait Kerusuhan Xinjiang  

Iswardani
07/07/2009 09:19
Liputan6.com, Urumqi: Kantor berita pemerintah Cina mengatakan polisi telah menahan 1.434 orang yang diduga telibat kerusuhan etnis di Xinjiang. Kerusuhan mengakibatkan sedikitnya 156 orang tewas. Demikian berita yang dilansir Associated Press, Selasa (7/6). Namun, Kantor Berita Cina, Xinhua, belum menjelaskan dengan rinci proses penahanan ribuan orang tersebut.

Penahanan dilakukan menyusul terjadinya kerusuhan di Xinjiang, Ahad silam. Penyebab kerusuhan diawali dengan unjuk rasa yang digelar guna menuntut penyelidikan pertikaian yang melibatkan etnis Uighur dan Han di sebuah pabrik di selatan Cina. Saat hendak dibubarkan para pengunjuk rasa menolak. Sementara itu, pihak pemrotes mengatakan kerusuhan dimulai karena adanya aksi provokasi dari polisi yang mengawal unjuk rasa [baca: Unjuk Rasa Rusuh, 140 Tewas].(AND)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 5 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
rehan bin laxxx | rehan_110xxx@yaxxx.com| 2009-07-30 09:51:08
ini karena upaya pemusnahan etnis uighur dgn tidak membebaskan etnis uighur dalam beribadah utk memancing kemarahan masyarakat uighur dgn menutup mesjid
IR.NUR ABIxxx | nyawa.xxx@xxx.| 2009-07-13 16:48:27
Kembalilah Kejalan Allah/jalankan ajaran islam secara hakiki agar selamat Dunia akhirat
Ir.nur abixxx | nyawa.xxx@xxx.| 2009-07-13 16:44:44
kiamat lekaslah datang semoga manisiaa tau rasa pengadilan Tuhan YME Amiinnn
malaixxx | nyawa.xxx@xxx.| 2009-07-13 16:42:43
semoga kiamat segera datang biar manusia tau rasa pertanggungjawabannya atas dosanya terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa Adil
nxxx | sma_xxx@yaxxx.com| 2009-07-07 13:36:25
JANGAN ADA LAGI KERUSUHAN ETNIS DI INDONESIA MARI KITA DOAKAN SEMOGA INDONESIA TETAP JAYA

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler