Korban Tewas Tabrakan Pramex Bertambah
Wiwik Susilo05/07/2009 20:08
Liputan6.com, Klaten: Jumlah korban tabrakan antara Kereta Api Prambanan Ekspres dengan sebuah minibus dan sepeda motor di Klaten, Jawa Tengah, Ahad (5/7) malam, bertambah dari 11 orang menjadi 15 orang. Korban terbaru bernama Sunarti. Ia sebelumnya kritis dan sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Klaten. Sementara tiga lainnya masih dalam kondisi kritis dan tujuh lainnya cedera ringan.
Di antara korban yang selamat adalah Wagiati. Ia mengatakan, berhasil selamat karena berhasil melompat dari minibus saat mengetahui kereta api datang. Sementara PT Kereta Api Indonesia masih mengevakuasi bangkai kereta dan minibus yang tergencet lokomotif. Dan polisi saat ini tengah menyelidiki penyebab kecelakaan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di perlintasan Jombor, Klaten, Jateng. Sopir minibus menerobos perlintasan yang tak dilengkapi palang pintu. Minibus bermuatan sekitar 30 penumpang ini tak bisa melaju cepat karena salah satu rodanya kempes. Di saat bersamaan, kereta api Pramex melintas. Tabrakan pun tak terhindarkan [baca: Korban KA Pramex Ternyata Rombongan Pengantin].(OMI/LUC)
Di antara korban yang selamat adalah Wagiati. Ia mengatakan, berhasil selamat karena berhasil melompat dari minibus saat mengetahui kereta api datang. Sementara PT Kereta Api Indonesia masih mengevakuasi bangkai kereta dan minibus yang tergencet lokomotif. Dan polisi saat ini tengah menyelidiki penyebab kecelakaan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di perlintasan Jombor, Klaten, Jateng. Sopir minibus menerobos perlintasan yang tak dilengkapi palang pintu. Minibus bermuatan sekitar 30 penumpang ini tak bisa melaju cepat karena salah satu rodanya kempes. Di saat bersamaan, kereta api Pramex melintas. Tabrakan pun tak terhindarkan [baca: Korban KA Pramex Ternyata Rombongan Pengantin].(OMI/LUC)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
