Terkait Penyadapan, Polri dan KPK Sejalan

Albert Ade
03/07/2009 19:16
Liputan6.com, Jakarta: Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri menyatakan pihaknya akan duduk bersama Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK guna membahas masalah penyadapan. "Tidak usah hingar-bingar diangkat sepertinya kita tidak sejalan dengan KPK, tidak benar," kata Kapolri di Jakarta, Jumat (3/7). Pernyataan Kapolri ini menyusul pengakuan pejabat Polri, tanpa menyebut lembaga yang menyadap, menyatakan merasa disadap.

Tugas dan kewenangan KPK, khususnya yang menyangkut penyadapan, turut diprotes Komisi Hukum DPR. DPR berencana merevisi undang-undang yang memberi kewenangan tanpa batas pada KPK untuk menyadap. Padahal melalui penyadapan, berbagai kasus korupsi yang menyangkut pejabat kejaksaan dan anggota DPR dapat diungkap [baca: Lagi, DPR Protes Kewenangan Menyadap KPK].

Rencana Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengaudit KPK juga mengundang reaksi keras para aktivis hukum karena dianggap sebagai upaya memandulkan KPK. Disebut-sebut audit KPK yang akan dilakukan BPKP sebagai perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, walau kemudian dibantah [baca: Soal Audit KPK, Kepala BPKP Belum Komentar].(BOG/LUC)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
rxxx | mts20kxxx@yaxxx.co| 2009-07-07 11:18:34
kalau negara mau maju dan makmur, semua aparat negara harus bersatu padu menegakkan hukum dan pemberantasan segala bentuk kejahatan di negara trcinta ini. SETUJUUUUUUUU>.....?
DEDxxx | h.controller2xxx@yaxxx.com| 2009-07-06 15:03:39
KPK dan Pak Polisi maju terus panta

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video