Ratusan Warga Jakarta Tuntut KPU Dibubarkan
03/07/2009 01:06
Liputan6.com, Jakarta: Ratusan warga yang menamakan diri Aliansi Rakyat Indonesia berunjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (2/7). Mereka mengecam kinerja KPU yang dianggap menimbulkan kekisruhan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 sehingga jutaan rakyat terancam tak menyalurkan hak politiknya.
Di Jember, Jawa Timur, puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Pemilih Cerdas Kritis berdemonstrasi di Kantor Komisi Pemiluhan Umum Daerah setempat. Mereka menuntut penarikan formulir C-1 sosialisasi. Massa menilai informasi dalam formulir yang telah dibagikan ke seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) menguntungkan salah satu peserta pilpres. Bila formulir C-1 tak ditarik, pengunjuk rasa menilai KPU mencederai proses demokrasi. Mereka juga berniat mengerahkan massa lebih besar.
Sementara di Demak, Jawa Tengah, Panitia Pengawas (Panwas) Mranggen menemukan sekitar 130 pemilih ganda dan seribu lebih pemilih tanpa nomor induk kependudukan yang tersebar di tiga desa. Panwaslu menyesalkan kinerja KPU yang dianggap tak maksimal. Terlebih, KPU mengganggap temuan itu liar. Panwas berharap kekisruhan DPT segara diperbaiki karena menjadi filter pilpres yang jujur dan adil. Berita selengkapnya ada di video.(IKA/ANS)
Di Jember, Jawa Timur, puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Pemilih Cerdas Kritis berdemonstrasi di Kantor Komisi Pemiluhan Umum Daerah setempat. Mereka menuntut penarikan formulir C-1 sosialisasi. Massa menilai informasi dalam formulir yang telah dibagikan ke seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) menguntungkan salah satu peserta pilpres. Bila formulir C-1 tak ditarik, pengunjuk rasa menilai KPU mencederai proses demokrasi. Mereka juga berniat mengerahkan massa lebih besar.
Sementara di Demak, Jawa Tengah, Panitia Pengawas (Panwas) Mranggen menemukan sekitar 130 pemilih ganda dan seribu lebih pemilih tanpa nomor induk kependudukan yang tersebar di tiga desa. Panwaslu menyesalkan kinerja KPU yang dianggap tak maksimal. Terlebih, KPU mengganggap temuan itu liar. Panwas berharap kekisruhan DPT segara diperbaiki karena menjadi filter pilpres yang jujur dan adil. Berita selengkapnya ada di video.(IKA/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
