Sesi Debat Belum Dimulai, JK Sudah Serang SBY  

Anri Syaiful
02/07/2009 20:21
Liputan6.com, Jakarta: Jargon kampanye "Lebih Cepat Lebih Baik", boleh jadi identik dengan calon presiden Jusuf Kalla. Saat sesi pertama Debat Calon Presiden 2009 putaran terakhir di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (2/7) malam, JK langsung memanaskan suasana. Di bagian akhir pemaparan visi misi, capres dari Partai Golkar dan Partai Hanura yang mendapat giliran ketiga langsung menyerang.

Setelah memaparkan visi misi, JK menghentak. Dengan lebih dahulu meminta maaf kepada SBY, Kalla mempertanyakan iklan politik yang menyebut pilpres satu putaran dapat menghemat anggaran negara Rp 2 trilun hingga Rp 4 triliun. "Ini berarti demokrasi identik dengan uang," ujar JK.

Pernyataan ini langsung disambut gemuruh para hadirin. "Belum ada sesi debat, sudah berdebat," ucap moderator Debat Capres putaran terakhir, Profesor Pratikno.

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 12 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
gaxxx | gatot_kxxx@yaxxx.com| 2009-07-06 13:47:07
Kalian harus di-ingat2 Partai Golkar...Berdiri beriringan dengan ORDE BARU dan bagaimana sepak terjangnya "JK, Wiranto, Prabowo" adalah alumnus Golkar...
Sixxx | sixxx@xxx.| 2009-07-04 22:35:33
kenapa pak JK takut satu putaran??? katanya lebih cepat lebih baik. ini kok diinginkan lebih lambat. malumaluin tu slogannya.
nxxx | lagikaxxx@gmxxx.com| 2009-07-04 14:31:47
kalo ibu2 mah, kata siapa "lebih cepat lebih baik"? enaknya tuh lanjutkaan... selesai, lanjutkan lagii... hahaha
haraxxx | acopcrxxx@gmxxx.com| 2009-07-04 11:59:56
benar kata jkala, biar hemat sby lanjut aja jadi presiden gak usah pakai pemilu, uangnay bikin blt aja
xxx | eko_trixxx@yaxxx.com| 2009-07-03 18:23:59
Kalau ada yang bilang pilpres satu putaran ini pembodohan rakyat karena syaratnya aja udah berat 50%+1 suara dan 50%+1 provinsi. Kal
axxx | anz_axxx@yaxxx.co| 2009-07-03 17:08:01
bener juga omongan pak JK, daripada ngirit 4 triliun, ga usah pemilu sekalian biar bisa ngirit sampai 24 triliun...ckckck
boxxx | mxxx@boxxx.co| 2009-07-03 15:26:07
Janganlah saling menjelekkan.... berilah contoh yang baik untuk rakyat..... Om SBY...sabar ya....
pedxxx | pedxxx@yaxxx.com| 2009-07-03 14:16:09
yang jelas JK itu apa adanya n gak sibuk mikirin pencitraan dirinya.. Hidup JK-WIN
Nxxx | novasetiapxxx@yaxxx.com| 2009-07-03 08:21:49
hehehe...JK itu cocoknya jadi pelawak! pasti lucuuuuu bgt
ixxx | plazaxxx@rocketmxxx.com| 2009-07-03 07:43:22
Mega-pro ama jk-win cuma hanya bisa menghujat..tp saya yakin orang sabar pasti di sayang Tuhan...
xxx | ogakurniaxxx@yaxxx.com| 2009-07-02 21:33:38
Mau gimana-gima yg namanya pak JK itu gak pernah di gubris ama rakyat,hbs themanya gak pernah enak di denger !....SBY-Boediono Yeeeeesssssss.......
mexxx | xxx@xxx.| 2009-07-02 20:41:08
kita lihat aja nanti, yang banyak omong tentunya,itu yang ompong, siapa sutradara pilpres itulah pemenangnya

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler