Kandungan Lumpur di Serang Tak Beracun
Agus Faisal Karim26/06/2009 00:22
Liputan6.com, Serang: Balai Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Banten, memastikan kandungan air lumpur di Kampung Astana Agung, Serang, tidak beracun. Air itu dapat dijadikan sumber air irigasi bagi persawahan. Tapi warga diimbau menjauh dari pusat semburan karena masih tingginya konsentrasi gas metan. Gas itu mudah terbakar berbahaya jika dihirup. Demikian informasi yang dihimpun SCTV di Serang, belum lama ini.
Sementara itu semburan lumpur di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, belum menunjukkan tanda-tanda mengecil. Kubangan lumpur bahkan melebar. Aliran lumpur pun dialihkan ke persawahan. Sejauh ini BLH Kabupaten Serang belum berencana menutup lubang semburan lumpur [baca: Warga Astana Agung Cemaskan Lumpur].(AIS/VIN)
Sementara itu semburan lumpur di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, belum menunjukkan tanda-tanda mengecil. Kubangan lumpur bahkan melebar. Aliran lumpur pun dialihkan ke persawahan. Sejauh ini BLH Kabupaten Serang belum berencana menutup lubang semburan lumpur [baca: Warga Astana Agung Cemaskan Lumpur].(AIS/VIN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...

