Arab Saudi Belum Beri Jawaban
Tim Liputan 6 SCTV17/06/2009 06:10
Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah Arab Saudi hingga Selasa (16/6) belum memberikan jawaban kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) apakah suntik vaksin pencegah radang selaput otak diharuskan bagi setiap calon jemaah haji. Jika memang demikian, maka MUI akan menerapkan fatwa kondisi darurat. Sebab, vaksinasi meningitis dibuat dengan enzim babi.
Sementara Menteri Kesehatan Siti Fadilan Supari dapat memahami jika Arab Saudi tetap mengharuskan vaksin meningitis. Sebab, penyakit yang biasa diidap jemaah haji asal Afrika itu sangat mematikan. Sedangkan Menteri Agama Maftuh Basyuni menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada MUI dan Menkes [baca: MUI Kirim Surat ke Kerajaan Arab Saudi].(BOG)
Sementara Menteri Kesehatan Siti Fadilan Supari dapat memahami jika Arab Saudi tetap mengharuskan vaksin meningitis. Sebab, penyakit yang biasa diidap jemaah haji asal Afrika itu sangat mematikan. Sedangkan Menteri Agama Maftuh Basyuni menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada MUI dan Menkes [baca: MUI Kirim Surat ke Kerajaan Arab Saudi].(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
